Arsip Tag: yogyakarta

Gembiraloka bagi batita, menyenangkan?

Di posting sebelumnya cerita mengajak orang tua lansia ke gembiraloka, sekarang mau bercerita bagaimana mengajak Batita ke kebun binatang ini.

Anak anak umumnya lebih suka jika jalan jalan ke kebun binatang. Mereka biasa melihat hewan hanya lewat buku gambar, boneka, atau tv saja. Saat mereka melihat langsung, bermacam ekspresi terlihat.

Mengenalkan hewan sambil melihat tingkah lucu batita sangat menyenangkan sekali. Selamat berlibur

Iklan

Jalan jalan ke gembiraloka, cocok untuk lansia?

Gembiraloka merupakan salah satu obyek wisata di yogyakarta. Wisata untuk keluarga ini menarik di yogyakartA, terutama bagi anak-anak. Gembiraloka merupakan kebun binatang di yogyakarta, sehingga cocok untuk wisata edukasi bagi anak-anak. Trus bagaimana untuk lansia?

Kami mengajak bapak mertua dan ibu yang sudah berusia lanjut untuk berwisata di tempat ini. Usia bapak sudah di atas 80 tahun dan ibu sudah 73 tahun. Parkir yang kami pilih di parkir barat, karena kami pikir jalannya tidak terlalu jauh. Di pintu barat tidak ada peminjaman kursi roda, sehingga bapak yg sudah sepuh harus rela berjalan kaki. Untuk peminjaman kursi roda hanya dilayani di pintu timur, sangat disayangkan

Inilah petualangan kami

Naik gajahpun bisa dilakukan, keceriaan terlihat dari raut muka.

Memegang burung, main dengan kura kura, memegang ular bisa dilakukan oleh orang tua di gembiraloka. Meskipun sudah lanjut, bisa jadi aktivitas ini baru pertama dilakukan

Sebenarnya sangat menyenangkan jalan jalan di kebun binatang ini. Banyak wahana yang bisa diakses untuk orang tua, asalkan yang lebih muda mendampingi. mungkin jika akses seperti kursi roda atau seperti di jatim park yang menyediakan e bike alangkah lebih baik.

Selamat berwisata di Gembira loka

Menikah dengan gaya basahan kraton ngayogyakarta hadiningrat

itulah sepenggal wedding clip kami saat melangsungkan pernikahan.
Menikah merupakan satu step yang harus dilalui setelah kami menjalani masa pacaran yang bisa dibilang cukup lama, lebih kurang 4 tahun lebih. Banyak hal yang dilewati, memahami satu sama lain yang menjadi rintangan terbesar.

Menyatukan dua hati dan dua kepala memang tidaklah mudah, kadang kala tidak bisa selaras, tidak bisa setujuan.

Begitu juga pernikahan yang kami rancang juga tidak berjalan semulus seperti rencana yang kami mau. Ketika kami melangkah sendiri banyak hal yang tidak kami mengerti, banyak hal yang ada d luar kemampuan kami. Kami hanya menginginkan semua orang bisa merasakan bahagia.

Pertama yang dilakukan kebanyakan orang jawa adalah menentukan hari baik baru mencari yang lain seperti gedung. Tetapi kebalikan bagi kami, kami mencoba mencari gedung, setelah dapan baru tanggal sesuai gedung. Memang janggal, tetapi bagi kami semua tanggal dan hari adalah baik adanya.

Rencana manusia bukanlah rencana Tuhan, seperti itu yang kami rasakan. Kami sudah booking sebuah gedung bergaya jawa d daerah jombor, ya kami memilih gedung itu karena konsep pernikahan kami adalah modern saat janji perkawinan d gereja dan adat jawa pas resepai.

Tanggal sudah ditentukan pada sekitar pertengahan januari 2017 silam, dp sudah dibayar. Tanggal sudah diumumkan pas pertunangan kami. Tetapi kiranya rencana Tuhan lebih indah. Setelah berjalan beberapa saat, rencana itu berubah. Ternyata gedung yang kami inginkan tidak bisa mendatangkan catering dari luar (kalau dari luar hrs tambah fee), harus tambah tenda dan lain hal.

Bulik yang kebetulan saat itu kami mohon bantuannya mengenai pernikahan kami menjadi malaikat penolong, dengan memberikan berbagai pertimbangan, akhirnya kami memutuskan untuk tidak ambil gedung itu.

Tuhan juga tidak akan lepas tangan begitu saja terhadap kami, ternyata di Grha Sabha Pramana UGM masih ada hari lowong, pas hari raya imlek belum ada yang booking, tapi konsekuensinya tanggal nikah kami mundur seminggu. Tidak apalah yang penting bisa dapat gedung. Maka diputuskan kami menikah d GSP ugm yogyakarta memakai adat jawa basahan Prosesi dimulai dengan panggih, sang mempelai wanita yang sudah ada di dalam gedung akan dipertemukan dengan p3ngantin pria. Sebelum itu utusan pengantin pria membawa pisang sanggan utuk diberikan kepada keluarga mempelai wanita Kemudian dilakukan acara panggih Setelah itu saling melemparkan daun sirih Mempelai perempuan membasuh kaki mempelai laki laki Jika di daerah lain telur akan diinjak oleh mempelai lakilaki, pada prosesi yang kami lakukan, telur akan dipecahkan terakhir. Sebelum kami naik ke pelaminan, ada satu tradisi unik yaitu edan-edanan, edan dalam bahasa indonesia artinya gila. Edan-edanan merupakan tarian untuk penolak bala dengan dilakukan sepasang penari dengan gerakan tarian seperti orang gila, didukung juga dengan tatarias dan busana.

IMG_9855

IMG_(123)[1]

IMG_7820[1]

IMG_9869[1].jpg

setelah prosesi kirab kedua mempelai ke atas pelaminan disertai dengan tarian edan-edanan, prosesi selanjutnya adalah kacar-kucur, dimana merupakan simbol sang mempelai laki-laki memberikan nafkah kepada istrinya. dan oleh sang mempelai perempuan, bungkusan yang diberikan oleh suaminya akan ditunjukkan kepada kedua orang tuanya

IMG_9875[1]

IMG_9878

IMG_9881

IMG_9883

IMG_7849[1]

prosesi dilanjutkan dengan sungkeman, memohon doa kepada kedua orang tua yang telah membesarkan dan merawat kami berdua

IMG_(148)[1].jpg

IMG_7854

setelah semua proses dijalani, dilanjutkan dengan resepsi pernikahan. Itulah sekelumit cerita pernikahan kami dengan memakai adat jawa. Banyak hal yang mungkin tidak kami lakukan dalam prosesi, tetapi kami bersyukur bisa mengikuti adat seperti yang kami mau.

7th Asian Youth Day, kirab Salib AYD sampai di Paroki Salam

Perjalanan salib Asian youth day akhirnya berlabuh di Paroki St Theresia Salam. Kirab salib akan dilaksanakan di 4 kevikepan di wilayah Keuskupan Agung Semarang. Dimulai dari kevikepan kedu kemudian Kevikepan Semarang, kevikepan Surakarta dan akan berakhir di kevikepan Yogyakarta.

The 7th Asian Youth Day dilaksanakan di Indonesia pada tahun 2017, khususnya di Keuskupan Agung Semarang. Kota Yogyakarta, indonesia akan menjadi tuan rumah The 7th Asian Youth Day yang bertemakan “joyful Asian Youth: Living the Gospel in Multicultural Asia”.

Sebelum dilaksanakan acara itu, salib AYD dikirab di seluruh Paroki di Keuskupan Agung Semarang ini. Pada hari rabu 11 November 2015, Paroki St Theresia Salam menerima Salib dari Paroki St Antonius Muntilan. Dan Dari Paroki ini, perjalanan Salib AYD dilanjutkan menuju Paroki Administratif Emmanuel Ngawen, Muntilan. Pada hari Sabtu 14 November, Salib ini kembali di kirab.  Sebelum dilakukan kirab ke Paroki Ngawen, dilakukan Misa Kaum muda di Gereja St theresia Salam

ADI_8696 DSC_0603 DSC_0607 DSC_0609 DSC_0615 DSC_0616 DSC_0621

Pada Misa Orang Muda ala OMK St Theresia Salam ini, peserta memakai pakaian kesehariannya. Untuk pelajar mereka memakai seragam sekolah, bagi yang sudah bekerja memakai pakaian kerja

ADI_8718 ADI_8733 ADI_8736

Selesai Misa, Salib dikirab ke Paroki Ngawen, Muntilan

ADI_8740 ADI_8745 ADI_8749 ADI_8751 ADI_8753ADI_8759 ADI_8763 ADI_8766 ADI_8770 ADI_8782 ADI_8785 ADI_8786 ADI_8793 ADI_8798 ADI_8799 ADI_8806 ADI_8807 ADI_8812 ADI_8814 ADI_8815 ADI_8830 ADI_8831

Selesai acar dilanjutkan acara makan2

ADI_8835 ADI_8836 ADI_8839 ADI_8840 ADI_8845 ADI_8848 ADI_8860 ADI_8865

Farmasi Industri menuju farmasi Klinik

images

Banyak orang mengangkap kalau seorang Apoteker itu tahu tentang semua obat. Ya, mereka tahunya kalau Apoteker itu belajar tentang obat, itu memang tidak salah tetapi juga tidak 100 % benar. Buktinya aku, meski ada gelar Apt tetapi aku tidak tahu tentang obat. Sering banyak orang yang bertanya tentang obat A, B,C maupun D yang belum tentu aku tahu. Mungkin kalau obat-obat yang umum sih tahu, tapi kalau sudah sampai terapinya dan interaksi….. wes mumet.

Lha kok Bisa? mungkin ada yan heran ya? ya bisa donk.. seperti anak SMA, yang sudah dijuruskan IPA/IPS/Bahasa…. seperti itu juga di jamanku kuliah, sudah dijuruskan menjadi Farmasi Industri, Farmasi Klinik dan Farmasi bahan alam. Ya seperti anak IPA ditanyain Akutansi pasti pusing, meskipun dasarnya mereka tahu, atau anak IPS ditanyain geometri…..

Sebenarnya aku orang Industri yang diajari bagaimana analisis obat, sintesis obat, rekayasa genetika, managemen Farmasi Industri. Meskipun kesemuanya hanya sampai di teori. Lha? ya orang bekerja kan harus menyesuaikan dimana dia bekerja, kalau bekerja di analisi atau di LAB ya ilmu analisisnya berguna. Sementara aku adalah orang produksi di Industri, Ilmu farmasi dasar terutama teknologi farmasi banyak membantu, tetapi yang utama adalah bagaimana me”manage”, baik waktu, orang, bahan. Lha memanage orang itu yang tidak diajarkan di bangku sekolah. Ilmu psikologi manusia yang seharusnya diajarkan kan gak ada di matakuliah Farmasi, Padahal di produksi harus selalu berinteraksi dengan manusia, bagaiamana mengatur orang, mengawasi orang, dan kadang harus berdebat dengan banyak orang lintas departemen.

Lha kan oang kan bisa di tekan atau gmana supaya bisa jalan… Ya kalau di perusahaan farmasi yang besar sistem sudah terbangun dengan baik, permasalahan tidak terlalu banyak. Tetapi cobalah untuk mengunjungi perusahaan yang berkembang atau kecil, dimana segala keterbatasan harus diatasi mulai dari bahan baku, mesin, operator, fasilitas pendukung baik alat maupun ruangan. Faktor human juga berpengaruh, karena sistem belum benar2 berjalan maka sering faktor operator berpengaruh. Kalau hatinya baik, hasil kerjanya juga baik, tetapi kalau suasana hati tidak mendukung? banyak kejadian yang justru memperburuk suasana, dimana hasilnya jelek, tidak terkontrol dan lain-lain.

Pertengahan bulan februari 2015 ini ada yang berbeda denganku. Aku resign dari Industri Farmasi dan beralih menjadi tenaga honorer (digaji negara) di RSUP di kota yogyakarta. Begitu masuk, banyak senior Farmasi yang sudah ragu karena background ku industri, yah memang mereka tidak salah, karena spesialisasiku di industri, kalau di klinik ya harus dimulai dari nol lagi. “Kamu itu tidak cocok untuk kerja di rumah sakit, kompetensimu beda”. ya mau nggak mau harus belajar tentang terapi, interaksi, pelayanan farmasi, yang semuanya berbeda dengan kehidupanku selama ini di industri.

dan awal perjalanan farmasi klinik ku dimulai dari sekarang………………………………………

Demata, Museum Ilusi mata di Yogyakarta

Memamg sudah lama terdengar bahwa di jogja ada tempat yang menarik, yaitu gambar 3D yang bisa menipu mata. Kenapa menipu mata? karena jika kita berfoto di dalamnya, kita seolah-olah ada dalam gambar itu maupun kita dapat berinteraksi dengan obyek gambar yang seolah nyata.  Tempatnya berada di demata yang terletak di kompleks XT Square umbulharjo Yogyakarta. Ya Lokasi yang menempati bekas Terminal lama Umbulharjo Yogyakarta ini memang cukup menarik. Kita tidak usah jauh-jauh ke luar kota atau keluar negeri untuk menikmati museum seperti ini.

ADI_4025 ADI_4026 ADI_4039 ADI_4044 ADI_4050 ADI_4102i ADI_4122 ADI_4112 ADI_4143 ADI_4150 ADI_4153 ADI_4159 ADI_4182
Di sana ada ratusan Foto yang siap menjadi latar belakang atau background kita berfoto. Jangan Lupa kalau ke sana membawa battery cadangan. Hahahaha. Tapi yang cukup disayangkan di tempat itu beberapa foto sudah mulai luntur gambarnya dan yang paling menyedihkan adalah pencahayaannya yang minim membuat kita agak kesusahan mensetting kamera. Kemarin saja ISO kamera harus berjibaku di ISO 1600-2000.
Tapi overall, tempat ini juga menarik untuk bernarsis ria

ADI_3985 ADI_3991 ADI_3993 ADI_3998 ADI_4010 ADI_4011 ADI_4014 ADI_4016 ADI_4018

Snorkling di Ponggok Klaten

Di daerah Klaten memang terdapat Banyak mata air, seperti di daerah Cokro tulung. Salah satu mata air yang jernih di Klaten adalah Ponggok. Berada di sebelah timur laut kota Klaten, Ponggok menjadi salah satu tempat wisata menarik. Kenapa Menarik? Karena di tempat ini kita bisa snorkling di kolamnya. Bukan hanya di laut bisa snorkling, tetapi dikolam yang airnya sangat jernih inipun kita bisa melakukan snorkling. Bahkan ada yang membawa perlengkapan menyelam juga.

Kalau tidak punya peralatan snorkling seperti saya, tenang saja. Ada berbagai warung disekitar kolam yang menyediakan peralatan seperti pelampung, kacamata+snork, bahkan kaki katak juga ada. Kalau tidak suka Snorkling bisa bersantai di atas ban yang juga tersedia di sini.

Ini bermula ketika aku melihat Profil Pic di BBM saudaraku yang seperti berenang di lautan, setelah kutanya ternyata tempatnya di Ponggok. Karena penasaran maka aku ke sana dan ternyata menyenangkan. Berbekal kemampuan berenang yg nyaris nol dan tekad mendalam untuk narsis maka …….. Bernarsis ria dengan kamera S32 ku… Lumayan

DSCN1060 DSCN1068 DSCN1074 DSCN1087 DSCN1088 DSCN1091 DSCN1093 DSCN1095 DSCN1100 DSCN1129 DSCN1130 DSCN1140 DSCN1146 DSCN1164 DSCN1175 DSCN1178 DSCN1180 DSCN1181 DSCN1058