Arsip Tag: Salam

Misa dan Temu Lansia St Theresia Salam

Paskah minggu ketiga kemarin di Paroki Santa theresia Salam dirayakan bersama dengan para sesepuh paroki. Misa untuk lansia di Paroki Santa Theresia Salam dirayakan bersama berpusat di Gereja St Theresia Salam dengan dipimpin Romo Labertus Issri Purnomo. Dengan Menggunakan bahasa jawa dan diiringi musik tradisional jawa (gamelan). Meskipun gamelan juga tidak lengkap tetapi iringan gending cukup membangun suasana misa, apalagi kebanyakan yang hadir adalah para lansia yang mungkin merindukan suasana gending jawa. Rangkaian Misa ini menjadi salah satu agenda Paroki St theresia Salam untuk menyambut hari jadi yang ke 50 tahun.

misa Paskah Lansia Santa Theresia Salam
misa Paskah Lansia Santa Theresia Salam
misa Paskah Lansia Santa Theresia Salam
misa Paskah Lansia Santa Theresia Salam
misa Paskah Lansia Santa Theresia Salam
misa Paskah Lansia Santa Theresia Salam
misa Paskah Lansia Santa Theresia Salam
misa Paskah Lansia Santa Theresia Salam

St Theresia Salam

misa Paskah Lansia Santa Theresia Salam
misa Paskah Lansia Santa Theresia Salam
misa Paskah Lansia Santa Theresia Salam
misa Paskah Lansia Santa Theresia Salam
misa Paskah Lansia Santa Theresia Salam
misa Paskah Lansia Santa Theresia Salam
misa Paskah Lansia Santa Theresia Salam
misa Paskah Lansia Santa Theresia Salam
misa Paskah Lansia Santa Theresia Salam
misa Paskah Lansia Santa Theresia Salam
misa Paskah Lansia Santa Theresia Salam
misa Paskah Lansia Santa Theresia Salam
misa Paskah Lansia Santa Theresia Salam
misa Paskah Lansia Santa Theresia Salam
misa Paskah Lansia Santa Theresia Salam
misa Paskah Lansia Santa Theresia Salam
misa Paskah Lansia Santa Theresia Salam
misa Paskah Lansia Santa Theresia Salam

ADI_2794

misa Paskah Lansia Santa Theresia Salam
misa Paskah Lansia Santa Theresia Salam

Setelah Misa Paskah dilanjutkan dengan Sarasehan Temu Lansia dengan tema ” Menjadi Lansia Bermakna” yang dibawakan oleh Romo Bambang Sutrisno. Selain temu lansia juga menjadi ajang temu kangen dengan rm bambang Sutrisno, yang pernah menjadi Romo Paroki St Theresia Salam ini. Sekarang Romo bambang bertempat tinggal di Domus Pacis Puren Yogya. Dalam temu Lansia tersebut juga disinggung bagaimana para sesepuh ini kadang masih ingin sekali menonjol dalam kegiatan Gereja, padahal dari segi kemampuan baik raga dan daya cipta sudah jauh menurun. Pengalamanlah menjadi hal yang bisa dipunyai oleh para Lansia, yang kadang hal tersebut justru dibandingkan dengan masa sekarang yang jauh lebih maju.

Meskipun Sekarang Lansia tidak lagi harus menduduki kursi pengurus atau jabatan, tetapi Para Lansia masih dapat berperan. Melakukan hal kebaikan walaupun hanya kecil, tetapi jika itu dilakukan terus maka tidak mungkin hal yang kecil itu menjadi sesuatu yang sangat bermakna dan berdampak yang sangat luas.

temu lansia st theresia Salam temu lansia st theresia Salam temu lansia st theresia Salam temu lansia st theresia Salam temu lansia st theresia Salam temu lansia st theresia Salam temu lansia st theresia Salam temu lansia st theresia Salam temu lansia st theresia Salam temu lansia st theresia Salam temu lansia st theresia Salam

Iklan

Bakti Sosial Pelayanan Pemeriksaan Gratis Oleh RS Panti Nugroho di Gereja St Theresia salam

DSC_5899Pada Acara Ekaristi untuk orang sakit di Paroki St Theresia Salam ini juga dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis dari RS panti nugroho. Antusiasme Umat dan warga sekitar terhadap pengobatan dari RS panti nugroho ini sangat luar biasa, terbukti dari umat yang mengikuti kegiatan ini. Selain pengobatan gratis di Bakti sosial ini juga dilakukan pengecekan Kadar gula dara, tensi dan pap smear serta penyuluhan tentang  kanker leher rahim yang disampaikan oleh dr Tandean Arif W.

Selain Dr Tandean, ada juga Dr C. Bimo Wijayanto dan Dr Yosephine.

DSC_5912 DSC_5914 DSC_5915

DSC_5924Antusiasme Umat dalam kegiatan bakti sosial ini

DSC_5893 DSC_5894 DSC_5896 DSC_5901 DSC_5903 DSC_5911 DSC_5924 DSC_5927

 

Kongres Orang Muda Katolik Keuskupan Agung Semarang (OMK KAS)

 

Image

Akhir tahun ini, atau tepatnya Akhir November dan Awal  Desember tahun 2012 ini bukan merupakan hari yang seperti biasanya bagi kehidupan Orang Muda Katolik (OMK) di Keuskupan Agung Semarang (KAS). Sebuah proses yang penting terjadi di tengah-tengah dinamika kehidupan OMK KAS, pada tanggal 30 November 2012 sampai dengan tanggal 2 Desember 2012 diadakan sebuah kongres OMK KAS, yang dilaksanakan di Wisma Salam, Magelang. Di sebuah tempat di tepian Sungai Krasak tersebut berkumpullah lebih kurang 181 Orang Muda dari 49 Paroki dan 2 Komunitas di Keuskupan Agung Semarang yang berasal dari 4 Kevikepan yaitu Kevikepan Kedu, Kevikepan Yogyakarta, Kevikepan Surakarta, dan Kevikepan Semarang. Kongres yang merupakan kongres OMK pertama ini diadakan dengan tema” Menegaskan Langkah dalam Kristus”.

.Image

Image

Image

Image

Dari kongres OMK KAS ini dihasilkan sebuah Deklarasi OMK KAS yang isinya

Kami Orang Muda katolik Keuskupan Agung Semarang, pada tanggal 30 November – 2 Desember2012 telah melaksanakan Kongres Orang Muda Katolik Keuskupan Agung Semarang yang pertama. Kongres ini dihadiri oleh 181 OMK dari 49 Paroki dan 2 Komunitas. Tema dalam Kongres pertama ini adalah ” OMK KAS Menegaskan Langkah dalam Kristus”‘ dengan 4 topik yaitu Spiritualitas dan Ekaristi, Karakter OMK, Keutuhan Ciptaan, serta Ajaran Sosial Gereja (ASG) dan SOSPOLKEM.

Melalui Kongres ini, kami menyadari bahwa Pribadi Yesus Kristus yang terutama dihayati melalui Ekaristi kurang menjadi inspirasi hidup orang muda Katolik secara penuh, sehingga karakter Katolik sejati tidak dapat berkembang secara optimal. Hal ini menjadikan karya keselamatan Allah melalui penghargaan kepada keutuhan ciptaan dan solidaritas kemanusiaan belum sepenuhnya terwujud.

Berangkat dari kesadaran akan keprihatinan tersebut dan perlunya Orang Muda Katolik masa kini  memiliki pengetahuan, penghayatan, dan praksis yang utuh terhadap empat hal tersebut. Kami menyatakan Bahwa:

    Kami orang muda Katolik Keuskupan Agung Semarang berkomitmen untuk terlibat aktif dalam pelayanan kehidupan menggereja dan menjadi penggerak dalam peningkatan Iman Katolik

    Kami Orang Muda Katolik Keuskupan Agung Semarang berkomitmen untuk membangun karakter semakin menyerupai Yesus yang bertindak dengan Kasih, teguh dalam iman, solider, terbuka, militan, berani mengambil resiko dan berintegritas

    Kami Orang Muda Katolik Keuskupan Agung Semarang berkomitmen untuk peduli dan tanggap terhadap kondisi lingkungan sekitar secara kreatif, produktif, inovatif, serta hidup selaras dan bersinergi dengan alam secara konsisten demi menjaga keutuhan ciptaan

    Kami Orang Muda Katolik Keuskupan Agung Semarang berkomitmen untuk peka dan terlibat dalam masalah kesenjangan ekonomi, degradasi moral dan Nasionalisme.

Kami merasa bahwa kongres orang muda penting untuk dilaksanakan secara berkelanjutan. oleh karena itu kami merekomendasikan untuk diadakan kongres OMK II pada 2014

Image

Image

Salinan Deklarasi OMK yang dihasilkan dalam Kongres pertama ini disebarluaskan dan di serahkan kepada masing-masig KevikepanImage

 

 

 

Perayaan Ekaristi Tahun Baru Jawa 1 Suro 1946

Hari ini tanggal 15 november 2012 merupakan hari yang tidak biasa, hari ini merupakan tanggal 1 Suro 1946 (tahun baru jawa) atau merupakan tahun baru muharam. Tanggal 1 suro sering dianggap sebagai salah satu hari yang wingit atau sering bernuansa mistis. pada 1 suro, digunakan untuk melakukan berbagai macam “lelaku” maupun waktu yang baik untuk melakukan jamasan senjata pustaka.

Malam 1 suro tahun ini menjadi malam yang tidak biasa bagi umat di Paroki St Theresia salam, inilah pertama kalinya dilakukan misa 1 suro. Misa 1 Suro mungkin masih dianggap aneh dan jarang dilakukan, misa ini seperti misa tahun baru nasional maupun misa imlek bagi teman-teman tionghoa. Malam ini merupakan tahun baru Jawa, perayaan yang dimaknai syukur atas tahun yang telah boleh dilalui bersama. misa 1 suro ini digelar dengan cukup meriah dengan adat jawa, dengan diiringi gendhing jawa dan peraga maupun umat banyak yang mengenakan pakaian adat jawa.fragmen misa 1 suro

Misa 1 suro ini diawali dengan sebuah fragmen sederhana. Diawali dengan tokoh punokawan yang merupakan sosok yang mencerminkan sifat hidup manusia, mengantar umat untuk menyiapkan diri merayakan ekaristi. Sebelum Ekaristi Kudus ini dimulai, hujan begitu lebat seolah ingin menumpahkan seluruh air ke bumi. Karena begitu lebatnya hujan yang turun di sekitar pendapa Bunda Maria Penolong paroki St Theresia salam ini, mengakibatkan tenda umat sampai patah karena tidak kuat menahan air yang turun.

tenda roboh

Meskipun membuat umat yang berada dibawah tenda kalang kabut tetapi hal itu tidak menyurutkan umat untuk mengikuti perayaan Ekaristi 1 suro ini. Karena tenda roboh, mengakibatkan ekaristi harus digelar di 2 tempat yaitu di dalam Gereja dan di pendapa Maria Bunda Penolong.

pendapa Maria bunda Penolong

umat

putra altarpengrawit

Perayaan Ekaristi ini dipimpin oleh Rm Lambertus Issri,

pendapa Maria Bunda Penolong

rm lambertus Issri Seperti bacaan pada hai ini ketika Sepuluh orang kusta yang berada di desa perbatasan Galilea dan Samaria, suatu hari bertemu Yesus lalu berteriak meminta belas kasihan. Menanggapi permintaan tersebut maka Yesus memerintahkan mereka pergi menunjukkan diri kepada para imam agar dilihat apakah sudah tahir dari kusta. Dalam perjalanan kesepuluh orang kusta tersebut ternyata tubuh mereka menjadi tahir. Hanya seorang dari mereka yang kembali kepada Yesus untuk bersyukur atas kesembuhannya. Ia adalah seorang Samaria.

penyakit Kusta merupakan penyakit yang sangat kotor, orang yang menderita kusta akan diasingkan dan dijauhkan dari masyarakat, karena mereka dianggap bukan hanya badannya yang kotor tetapi hati mereka juga kotor. Mereka oleh Yesus tidak disuruh untuk pergi ke tabib atau ke dokter, melainkan menyuruh mereka untuk pergi ke Imam agar mereka  ditahirkan dari kusta. perayaan 1 suro juga dapat dimaknai sebagai proses pentahiran dari dosa menuju manusia yang lebih baik. Tahun baru ini diharapkan menjadi tahun yang lebih baik dari tahun yang kemarin, yang dianggap sebagai tahun yang tidak baik.

Tubuh darah Kristus

Pada akhir Perayaan ekaristi ini dilakukan pemercikan air Suci disertai bunga melati, seperti halnya jamasan senjata pusaka. Jamasan berarti memandikan, mensucikan, membersihkan, merawat dan memelihara. Pemercikan Air Suci untuk menyucikan tubuh dan jiwa manusia yang selama ini sering jatuh dalam Dosa.

pemerkatan air suci

pemercikan air suci

pemercikan air suci

selamat datang di jawa tengah

image

selamat datang di jawa tengah…begitulah tulisan yang terdapat di sebuah tugu pembatas antara jogja dengan magelang, tepatnya di jagang salam. Tugu ini akan menyambut siapapun yang melewatinya dari arah yogyakarta jika akan melewati magelang, maupun sebaliknya.
tugu ini juga menjadi saksi bisu bagaimana dahsyatnya letusan merapi di akhir tahun 2010 silam, dimana sepanjang jalan ditutupi abu vulkanik yang sangat lebat

image

ziarah OMK Salam

Hari minggu ini, merupakan hari yang cukup menyenangkan. Hal itu dikarenakan bersama-sama teman muda katholik dari paroki St Theresia Salam berziarah ke sendang jatiningsih, ke Goa Maria Ratu Perdamaian di Paroki Klepu, Yogyakarta. Memang sudah lama kegiatan orang muda tidak semeriah ini, hampir 70an OMK yang mengikuti kegiatan ini. diawali dengan berkumpul di Gereja St Theresia Salam, lalu kami melanjutkan perjalanan ke Sendang Jatiningsih bersama-sama dengan Bus.
Bergelut dengan dinamika orang muda sungguh luar biasa. yah beginiah orang muda, ketika bergelut dengan seputar altar mereka jarang berkumpul… tetapi saat ziarah dan piknik.

Tetapi dengan adanya kebersamaan ini diharapkan mereka akan merindukan untuk saling berkumpul, saling bercanda dan saling menghargai satu dengan yang lain, sapa tahu ada yang berjodoh di kemudian hari.. hehehehe

Dengan adanya kerinduan berkumpul yang timbul diantara mereka, kiranya dinamika orang muda katholik di salam akan selalu dinamis dan makin menunjukkan garam dan terang di tengah masyarakat. Bravo Orang Muda

image

Hari Anak Misioner 2012 kevikepan kedu

Hari ini, minggu 8 januari 2012, bertepatan dengan hari raya Penampakan Tuhan juga diperingati sebagai hari anak misioner.

Adik-adik di kevikepan kedu Keuskupan Agung Semarang juga merayakan hari anak misioner ini dengan bersama-sama mengadakan acara di Paroki St Theresia Salam. Dipimpin oleh Romo Vikep Kedu Rm FX Krisno Handoyo, mengajak anak-anak untuk menjadi bintang Kristus dan menjadi pembawa kabar gembira bagi sesama. Anak-anak juga di ajak untuk menjadi Imam-imam Kristus, Suster-susterNya.

Pada Acara Misa yang diselenggarakan di Paroki Salam ini juga ditampilkan sebuah drama anak-anak yang berkisah tentang Kelahiran Yesus saat Maria menerima kabar Gembira dari malaikat hingga Kelahiran dan kedatangan 3 Sarjana dari timur.

Dalam Misa ini juga ditampilkan sebuah dongeng boneka dari Romo Issri dan 3 seminaris mertoyudan yang berkisah tentang Seekor Porky babi yang mengajak teman-temannya untuk tidak ke Gereja di hari minggu, tetapi asyik bermain petasan, tetapi Shaun si domba tidak mau untuk diajak, maka iapun di jauhi teman-temannya yang sudah terbujuk rayuan di Porky. pada akhirnya babi itu mendapat celaka akibat perbuatannya, dan yang menolong adalah Shaun.

Acara di Salam Ini diikuti oleh adik-adik PIA dari beberapa paroki di kevikepan kedu antara Lain, Fatima Magelang, Ignatius Magelang, Antonius Muntilan, Sumber, banyu temumpang, Temanggung, Borobudur, panca arga dll. Karena Banyak sekali yang datang, area di Gereja Salam yang biasanya terasa Luas, sepertinya menjadi kecil dan sempit.

Pada Acara ini juga diadakan lomba yel dan kreatifitas antar paroki yang dimenangkan oleh Paroki Kristoforus Banyutemumpang, Sawangan. Semoga anak-anak ini kelak menjadi misionaris yang handal di masa depan. amin.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.