Arsip Tag: Issri

Gereja Salam Mengajak Umat yang Sakit memuji dan Memuliakan Allah

Hari Selasa 11 Februari 2014 merupakan hari dalam minggu biasa ke Lima yang diperingati juga sebagai Hari orang sakit seluruh Dunia.  Meskipun Perayaan HOS (Hari Orang Sakit Sedunia) sudah dimulai sejak 1992 oleh Paus Yohanes Paulus II, namun kegiatan ini tidak diketahui banyak orang. Ada pemahaman bahwa misa HOS adalah misa penyembuhan dan akhirnya mengharapkan mukjizat penyembuhan terjadi jika menghadirnya. Kenyataan ini mengundang kita semua untuk memperkenalkan maksud gereja dengan peringatan HOS setiap tahun yaitu gereja bermaksud meningkatkan kesadaran komunitas-komunitas Gerejani akan pentingnya pelayanan pastoral bidang kesehatan. Pelayanan ini adalah bagian integral dari peran Gereja yang terukir dalam misi keselamatan Kristus sendiri. Dia, Sang Tabib llahi, “berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasi lblis (Kis. 10:38) (sumber: http://benedizione.wordpress.com/2010/04/10/misa-hari-orang-sakit-se-dunia/).

 Bapa Paus Fransiskus sendiri juga memberikan pesan pada peringatan hari Orang sakit ke 22 ini. beberapa cuplikan pesan beliau adalah:  Gereja melihat di dalam diri Anda, orang-orang sakit, suatu kehadiran istimewa Kristus yang menderita. Ini benar. Penderitaan kita – dan sesungguhnya dalam penderitaan kita, adalah penderitaan Kristus sendiri; Dia menanggung beban penderitaan ini bersama dengan kita dan Dia menunjukkan maknanya. Ketika Putera Allah bergantung di kayu salib, Dia musnahkan kesepian derita dan memberi terang atas kegelapan penderitaan itu. Gereja melihat di dalam diri Anda, orang-orang sakit, suatu kehadiran istimewa Kristus yang menderita. Ini benar. Penderitaan kita – dan sesungguhnya dalam penderitaan kita, adalah penderitaan Kristus sendiri; Dia menanggung beban penderitaan ini bersama dengan kita dan Dia menunjukkan maknanya. Ketika Putera Allah bergantung di kayu salib, Dia musnahkan kesepian derita dan memberi terang atas kegelapan penderitaan itu, Silahkan baca utuh di http://renunganpagi.blogspot.com/2014/02/pesan-bapa-suci-paus-fransiskus-untuk.html#gsc.tab=0

Pada Kesempatan ini Pula Paroki salam mengadakan Misa Kudus dengan ujub bagi orang sakit. Perayaan Ekaristi Kudus Bagi Orang Sakit dilakasanakan pada hari Minggu 16 Februari 2014, bertempat di Gereja Salam. Ekaristi Kudus ini dipimpin oleh Romo Lambertus Issri Purnomo dan Romo Blasius Fitri Gutanto.

DSC_5813

DSC_5828Setelah itu dilakukan pemercikan air suci sebagai pertanda pembaharuan janji baptis kita dan dilakukan penumpangan tangan kepada yang menderita sakit, Penumpangan Tangan untuk memberikan berkah Allah bagi mereka melewati perantaraan Romo.

DSC_5836 DSC_5838 DSC_5841 DSC_5846

Selain itu pada Misa tersebut juga dilakukan pengurapan Orang Sakit menggunakan Minyak Suci. Minyak suci merupakan salah satu dari tujuh sakramen di dalam gereja Katholik. Dan Umat Katholik mempercayai daya Kuasa Allah melalui pengurapan Minyak Suci Tersebut

DSC_5828 DSC_5862 DSC_5871karena Ekaristi Kudus kali ini diperuntukkan bagi Orang sakit maka banyak sekali umat yang hadir terutama mereka yang sudah Tua, mempunyai penyakit bahkan mereka yang sudah tidak bisa apa-apa. Karena keterbatasan fisik dan gerak mereka, banyak yang tidak dapat setiap minggu mengikuti Ekaristi Kudus. Pada kesempatan ini mereka secara khusus menghadiri Ekaristi Ini untuk bersama-sama mensyukuri apa yang sedang mereka rasakan dan mereka alami. Kadang dengan keadaan seperti ini mereka akan lebih merasakan kasih Allah melalui perantaraan Istri, Suami, anak-anak maupun tetangga yang senantiasa mengasihi mereka.

 “Kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita. (1Yohanes 3:16)

Hari Anak Misioner 2012 kevikepan kedu

Hari ini, minggu 8 januari 2012, bertepatan dengan hari raya Penampakan Tuhan juga diperingati sebagai hari anak misioner.

Adik-adik di kevikepan kedu Keuskupan Agung Semarang juga merayakan hari anak misioner ini dengan bersama-sama mengadakan acara di Paroki St Theresia Salam. Dipimpin oleh Romo Vikep Kedu Rm FX Krisno Handoyo, mengajak anak-anak untuk menjadi bintang Kristus dan menjadi pembawa kabar gembira bagi sesama. Anak-anak juga di ajak untuk menjadi Imam-imam Kristus, Suster-susterNya.

Pada Acara Misa yang diselenggarakan di Paroki Salam ini juga ditampilkan sebuah drama anak-anak yang berkisah tentang Kelahiran Yesus saat Maria menerima kabar Gembira dari malaikat hingga Kelahiran dan kedatangan 3 Sarjana dari timur.

Dalam Misa ini juga ditampilkan sebuah dongeng boneka dari Romo Issri dan 3 seminaris mertoyudan yang berkisah tentang Seekor Porky babi yang mengajak teman-temannya untuk tidak ke Gereja di hari minggu, tetapi asyik bermain petasan, tetapi Shaun si domba tidak mau untuk diajak, maka iapun di jauhi teman-temannya yang sudah terbujuk rayuan di Porky. pada akhirnya babi itu mendapat celaka akibat perbuatannya, dan yang menolong adalah Shaun.

Acara di Salam Ini diikuti oleh adik-adik PIA dari beberapa paroki di kevikepan kedu antara Lain, Fatima Magelang, Ignatius Magelang, Antonius Muntilan, Sumber, banyu temumpang, Temanggung, Borobudur, panca arga dll. Karena Banyak sekali yang datang, area di Gereja Salam yang biasanya terasa Luas, sepertinya menjadi kecil dan sempit.

Pada Acara ini juga diadakan lomba yel dan kreatifitas antar paroki yang dimenangkan oleh Paroki Kristoforus Banyutemumpang, Sawangan. Semoga anak-anak ini kelak menjadi misionaris yang handal di masa depan. amin.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.