Arsip Kategori: religi

sugeng Paskah 2014

image

image

paskah merupakan peristiwa yang sangat penting dalam kalender liturgi gereja katolik. Bahkan bisa dikatakan bahwa peristiwa Masuknya Yesus ke kota Yerusalem yang diperingati sebagai minggu Palma, lalu peristiwa Yesus membasuh kaki para murid, Yesus melakukan perjamuan terakhir dengan para murid, Yesus dtanggap dan disiksa hingga wafat di kayu Salib hingga akhirnya bangkit yang diperingati sebagai Paskah orang kristiani merupakan awal dari iman kristiani itu sendiri. Pada setiap perayaan Paskah, umat selalu diajak untuk mengingat kembali janji baptis. Agar umat selalu mengingat Janji baptis mereka.

Paskah merupakan Puncak iman Kristiani itu sendiri, dimana Yesus yang wafat di Salib demi dosa kita kini telah bangkit dari antara Orang Mati dengan Mulia. Peristiwa Paskah sebenarnya harus lebih meriah dibandingkan dengan Natal atau Kelahiran Yesus itu sendiri. Tetapi selama ini perayaan Natal lebih meriah dibanding Paskah itu sendiri. Ya mungkin itu juga sebuah tradisi, mungkin bagi para pengusaha mengemas Natal lebih semarak sehingga barang dagangan mereka akan laku di akhir tahun, dan akan keluar dengan produk baru di tahun berikutnya.

Peristiwa Paskah juga mengajarkan kita untuk meneladan Yesus yang rela mengorbankan dirinya sendiri untuk menebus dosa manusia, bagaimana dengan kita apakah kita mau untuk mengorbankan diri kita untuk sesama kita? atau kita rela mengorbankan diri dan hati kita hanya untuk yang membayar kita, yang memberikan keuntungan kita?

Selamat Paskah semuanya

ADI_2914 ADI_2915 ADI_2933

Iklan

Bakti Sosial Pelayanan Pemeriksaan Gratis Oleh RS Panti Nugroho di Gereja St Theresia salam

DSC_5899Pada Acara Ekaristi untuk orang sakit di Paroki St Theresia Salam ini juga dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis dari RS panti nugroho. Antusiasme Umat dan warga sekitar terhadap pengobatan dari RS panti nugroho ini sangat luar biasa, terbukti dari umat yang mengikuti kegiatan ini. Selain pengobatan gratis di Bakti sosial ini juga dilakukan pengecekan Kadar gula dara, tensi dan pap smear serta penyuluhan tentang  kanker leher rahim yang disampaikan oleh dr Tandean Arif W.

Selain Dr Tandean, ada juga Dr C. Bimo Wijayanto dan Dr Yosephine.

DSC_5912 DSC_5914 DSC_5915

DSC_5924Antusiasme Umat dalam kegiatan bakti sosial ini

DSC_5893 DSC_5894 DSC_5896 DSC_5901 DSC_5903 DSC_5911 DSC_5924 DSC_5927

 

Gereja Salam Mengajak Umat yang Sakit memuji dan Memuliakan Allah

Hari Selasa 11 Februari 2014 merupakan hari dalam minggu biasa ke Lima yang diperingati juga sebagai Hari orang sakit seluruh Dunia.  Meskipun Perayaan HOS (Hari Orang Sakit Sedunia) sudah dimulai sejak 1992 oleh Paus Yohanes Paulus II, namun kegiatan ini tidak diketahui banyak orang. Ada pemahaman bahwa misa HOS adalah misa penyembuhan dan akhirnya mengharapkan mukjizat penyembuhan terjadi jika menghadirnya. Kenyataan ini mengundang kita semua untuk memperkenalkan maksud gereja dengan peringatan HOS setiap tahun yaitu gereja bermaksud meningkatkan kesadaran komunitas-komunitas Gerejani akan pentingnya pelayanan pastoral bidang kesehatan. Pelayanan ini adalah bagian integral dari peran Gereja yang terukir dalam misi keselamatan Kristus sendiri. Dia, Sang Tabib llahi, “berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasi lblis (Kis. 10:38) (sumber: http://benedizione.wordpress.com/2010/04/10/misa-hari-orang-sakit-se-dunia/).

 Bapa Paus Fransiskus sendiri juga memberikan pesan pada peringatan hari Orang sakit ke 22 ini. beberapa cuplikan pesan beliau adalah:  Gereja melihat di dalam diri Anda, orang-orang sakit, suatu kehadiran istimewa Kristus yang menderita. Ini benar. Penderitaan kita – dan sesungguhnya dalam penderitaan kita, adalah penderitaan Kristus sendiri; Dia menanggung beban penderitaan ini bersama dengan kita dan Dia menunjukkan maknanya. Ketika Putera Allah bergantung di kayu salib, Dia musnahkan kesepian derita dan memberi terang atas kegelapan penderitaan itu. Gereja melihat di dalam diri Anda, orang-orang sakit, suatu kehadiran istimewa Kristus yang menderita. Ini benar. Penderitaan kita – dan sesungguhnya dalam penderitaan kita, adalah penderitaan Kristus sendiri; Dia menanggung beban penderitaan ini bersama dengan kita dan Dia menunjukkan maknanya. Ketika Putera Allah bergantung di kayu salib, Dia musnahkan kesepian derita dan memberi terang atas kegelapan penderitaan itu, Silahkan baca utuh di http://renunganpagi.blogspot.com/2014/02/pesan-bapa-suci-paus-fransiskus-untuk.html#gsc.tab=0

Pada Kesempatan ini Pula Paroki salam mengadakan Misa Kudus dengan ujub bagi orang sakit. Perayaan Ekaristi Kudus Bagi Orang Sakit dilakasanakan pada hari Minggu 16 Februari 2014, bertempat di Gereja Salam. Ekaristi Kudus ini dipimpin oleh Romo Lambertus Issri Purnomo dan Romo Blasius Fitri Gutanto.

DSC_5813

DSC_5828Setelah itu dilakukan pemercikan air suci sebagai pertanda pembaharuan janji baptis kita dan dilakukan penumpangan tangan kepada yang menderita sakit, Penumpangan Tangan untuk memberikan berkah Allah bagi mereka melewati perantaraan Romo.

DSC_5836 DSC_5838 DSC_5841 DSC_5846

Selain itu pada Misa tersebut juga dilakukan pengurapan Orang Sakit menggunakan Minyak Suci. Minyak suci merupakan salah satu dari tujuh sakramen di dalam gereja Katholik. Dan Umat Katholik mempercayai daya Kuasa Allah melalui pengurapan Minyak Suci Tersebut

DSC_5828 DSC_5862 DSC_5871karena Ekaristi Kudus kali ini diperuntukkan bagi Orang sakit maka banyak sekali umat yang hadir terutama mereka yang sudah Tua, mempunyai penyakit bahkan mereka yang sudah tidak bisa apa-apa. Karena keterbatasan fisik dan gerak mereka, banyak yang tidak dapat setiap minggu mengikuti Ekaristi Kudus. Pada kesempatan ini mereka secara khusus menghadiri Ekaristi Ini untuk bersama-sama mensyukuri apa yang sedang mereka rasakan dan mereka alami. Kadang dengan keadaan seperti ini mereka akan lebih merasakan kasih Allah melalui perantaraan Istri, Suami, anak-anak maupun tetangga yang senantiasa mengasihi mereka.

 “Kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita. (1Yohanes 3:16)

108 Tahun Peringatan Pembabtisan Pertama di Sendangsono (2)

Setelah dipentaskannya sendratari Begawan Ngelmu sejati oleh teman=teman OMK Paroki Pakem, Acara dilanjutkan dengan Misa yang dipimpin oleh Mgr Yohannes Puja Sumarta, Mgr Kardinal Yulius Darmaatmaja, Mgr Blasius Puja Raharja. dalam acara misa peringatan 108 pembatisan di sendangsono ini juga dilakukan pembabtisan dewasa kepada beberapa calon baptis

ADD_0083 ADD_0084 ADD_0228 ADD_0262 ADD_0293 ADD_0305 ADD_0313 ADD_0321 ADD_0332 ADD_0340 ADD_0343 ADD_0352 ADD_0356 ADD_0365 ADD_0368 ADD_0379 ADD_0386 ADD_0389 ADD_0396 ADD_0406 ADD_0408 ADD_0409 ADD_0413 ADD_0414 ADD_0418 ADD_0419 ADD_0432 ADD_0445 ADD_0451

dilanjutkan dengan pesta rakyat

DSC_6518 DSC_6523 DSC_6529 DSC_6530 DSC_6532 DSC_6536 DSC_6537 DSC_6538

ADD_0495 ADD_0498 ADD_0510 ADD_0514

ada juga hiburan

ADD_0515 ADD_0516 ADD_0519 ADD_0550 ADD_0552

ADD_0565 ADD_0566 ADD_0580

Juga kehadiran Pejabat tinggi seperti Sri Sultan Hamengkubuwono X danMenteri Pertahanan dan Keamanan Purnomo Yusgiantoro. Kedatangan kedua pejabat tinggi tersebut untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan kawasan sendangsono dan penanaman pohon kalpataru di kawsaan sendangsono

DSC_6542

ADD_0592 ADD_0606 ADD_0607 ADD_0608 ADD_0624 ADD_0627

Kongres Orang Muda Katolik Keuskupan Agung Semarang (OMK KAS)

 

Image

Akhir tahun ini, atau tepatnya Akhir November dan Awal  Desember tahun 2012 ini bukan merupakan hari yang seperti biasanya bagi kehidupan Orang Muda Katolik (OMK) di Keuskupan Agung Semarang (KAS). Sebuah proses yang penting terjadi di tengah-tengah dinamika kehidupan OMK KAS, pada tanggal 30 November 2012 sampai dengan tanggal 2 Desember 2012 diadakan sebuah kongres OMK KAS, yang dilaksanakan di Wisma Salam, Magelang. Di sebuah tempat di tepian Sungai Krasak tersebut berkumpullah lebih kurang 181 Orang Muda dari 49 Paroki dan 2 Komunitas di Keuskupan Agung Semarang yang berasal dari 4 Kevikepan yaitu Kevikepan Kedu, Kevikepan Yogyakarta, Kevikepan Surakarta, dan Kevikepan Semarang. Kongres yang merupakan kongres OMK pertama ini diadakan dengan tema” Menegaskan Langkah dalam Kristus”.

.Image

Image

Image

Image

Dari kongres OMK KAS ini dihasilkan sebuah Deklarasi OMK KAS yang isinya

Kami Orang Muda katolik Keuskupan Agung Semarang, pada tanggal 30 November – 2 Desember2012 telah melaksanakan Kongres Orang Muda Katolik Keuskupan Agung Semarang yang pertama. Kongres ini dihadiri oleh 181 OMK dari 49 Paroki dan 2 Komunitas. Tema dalam Kongres pertama ini adalah ” OMK KAS Menegaskan Langkah dalam Kristus”‘ dengan 4 topik yaitu Spiritualitas dan Ekaristi, Karakter OMK, Keutuhan Ciptaan, serta Ajaran Sosial Gereja (ASG) dan SOSPOLKEM.

Melalui Kongres ini, kami menyadari bahwa Pribadi Yesus Kristus yang terutama dihayati melalui Ekaristi kurang menjadi inspirasi hidup orang muda Katolik secara penuh, sehingga karakter Katolik sejati tidak dapat berkembang secara optimal. Hal ini menjadikan karya keselamatan Allah melalui penghargaan kepada keutuhan ciptaan dan solidaritas kemanusiaan belum sepenuhnya terwujud.

Berangkat dari kesadaran akan keprihatinan tersebut dan perlunya Orang Muda Katolik masa kini  memiliki pengetahuan, penghayatan, dan praksis yang utuh terhadap empat hal tersebut. Kami menyatakan Bahwa:

    Kami orang muda Katolik Keuskupan Agung Semarang berkomitmen untuk terlibat aktif dalam pelayanan kehidupan menggereja dan menjadi penggerak dalam peningkatan Iman Katolik

    Kami Orang Muda Katolik Keuskupan Agung Semarang berkomitmen untuk membangun karakter semakin menyerupai Yesus yang bertindak dengan Kasih, teguh dalam iman, solider, terbuka, militan, berani mengambil resiko dan berintegritas

    Kami Orang Muda Katolik Keuskupan Agung Semarang berkomitmen untuk peduli dan tanggap terhadap kondisi lingkungan sekitar secara kreatif, produktif, inovatif, serta hidup selaras dan bersinergi dengan alam secara konsisten demi menjaga keutuhan ciptaan

    Kami Orang Muda Katolik Keuskupan Agung Semarang berkomitmen untuk peka dan terlibat dalam masalah kesenjangan ekonomi, degradasi moral dan Nasionalisme.

Kami merasa bahwa kongres orang muda penting untuk dilaksanakan secara berkelanjutan. oleh karena itu kami merekomendasikan untuk diadakan kongres OMK II pada 2014

Image

Image

Salinan Deklarasi OMK yang dihasilkan dalam Kongres pertama ini disebarluaskan dan di serahkan kepada masing-masig KevikepanImage

 

 

 

Perayaan Ekaristi Tahun Baru Jawa 1 Suro 1946

Hari ini tanggal 15 november 2012 merupakan hari yang tidak biasa, hari ini merupakan tanggal 1 Suro 1946 (tahun baru jawa) atau merupakan tahun baru muharam. Tanggal 1 suro sering dianggap sebagai salah satu hari yang wingit atau sering bernuansa mistis. pada 1 suro, digunakan untuk melakukan berbagai macam “lelaku” maupun waktu yang baik untuk melakukan jamasan senjata pustaka.

Malam 1 suro tahun ini menjadi malam yang tidak biasa bagi umat di Paroki St Theresia salam, inilah pertama kalinya dilakukan misa 1 suro. Misa 1 Suro mungkin masih dianggap aneh dan jarang dilakukan, misa ini seperti misa tahun baru nasional maupun misa imlek bagi teman-teman tionghoa. Malam ini merupakan tahun baru Jawa, perayaan yang dimaknai syukur atas tahun yang telah boleh dilalui bersama. misa 1 suro ini digelar dengan cukup meriah dengan adat jawa, dengan diiringi gendhing jawa dan peraga maupun umat banyak yang mengenakan pakaian adat jawa.fragmen misa 1 suro

Misa 1 suro ini diawali dengan sebuah fragmen sederhana. Diawali dengan tokoh punokawan yang merupakan sosok yang mencerminkan sifat hidup manusia, mengantar umat untuk menyiapkan diri merayakan ekaristi. Sebelum Ekaristi Kudus ini dimulai, hujan begitu lebat seolah ingin menumpahkan seluruh air ke bumi. Karena begitu lebatnya hujan yang turun di sekitar pendapa Bunda Maria Penolong paroki St Theresia salam ini, mengakibatkan tenda umat sampai patah karena tidak kuat menahan air yang turun.

tenda roboh

Meskipun membuat umat yang berada dibawah tenda kalang kabut tetapi hal itu tidak menyurutkan umat untuk mengikuti perayaan Ekaristi 1 suro ini. Karena tenda roboh, mengakibatkan ekaristi harus digelar di 2 tempat yaitu di dalam Gereja dan di pendapa Maria Bunda Penolong.

pendapa Maria bunda Penolong

umat

putra altarpengrawit

Perayaan Ekaristi ini dipimpin oleh Rm Lambertus Issri,

pendapa Maria Bunda Penolong

rm lambertus Issri Seperti bacaan pada hai ini ketika Sepuluh orang kusta yang berada di desa perbatasan Galilea dan Samaria, suatu hari bertemu Yesus lalu berteriak meminta belas kasihan. Menanggapi permintaan tersebut maka Yesus memerintahkan mereka pergi menunjukkan diri kepada para imam agar dilihat apakah sudah tahir dari kusta. Dalam perjalanan kesepuluh orang kusta tersebut ternyata tubuh mereka menjadi tahir. Hanya seorang dari mereka yang kembali kepada Yesus untuk bersyukur atas kesembuhannya. Ia adalah seorang Samaria.

penyakit Kusta merupakan penyakit yang sangat kotor, orang yang menderita kusta akan diasingkan dan dijauhkan dari masyarakat, karena mereka dianggap bukan hanya badannya yang kotor tetapi hati mereka juga kotor. Mereka oleh Yesus tidak disuruh untuk pergi ke tabib atau ke dokter, melainkan menyuruh mereka untuk pergi ke Imam agar mereka  ditahirkan dari kusta. perayaan 1 suro juga dapat dimaknai sebagai proses pentahiran dari dosa menuju manusia yang lebih baik. Tahun baru ini diharapkan menjadi tahun yang lebih baik dari tahun yang kemarin, yang dianggap sebagai tahun yang tidak baik.

Tubuh darah Kristus

Pada akhir Perayaan ekaristi ini dilakukan pemercikan air Suci disertai bunga melati, seperti halnya jamasan senjata pusaka. Jamasan berarti memandikan, mensucikan, membersihkan, merawat dan memelihara. Pemercikan Air Suci untuk menyucikan tubuh dan jiwa manusia yang selama ini sering jatuh dalam Dosa.

pemerkatan air suci

pemercikan air suci

pemercikan air suci

makam, tempat jazad bersemayam

image

makam, ada yang mengatakan bahwa itu adalah rumah masa depan. memang benar kalau makam menjadi rumah masa depan, sebab kelak jika kita mati, kita akan dikuburkan, bersama dengan pendahulu kita.
kematian bukan sesuatu yang menakutkan, kematian bukanlah akhir perjalanan kita. Tanpa kematian, kita akan sangat susah bertemu dengan Pencipta kita. Jadi kematian adalah jalan untuk menggapai kehidupan selanjutnya.

Ada tradisi di desaku bahwa setiap orang yang meninggal akan diberi penanda. Setelah 1000 hari kematian mereka, makam akan diberi nisan (bukan mobil Nissan lho, aku aja mau kalau diberi Nissan). Kenapa harus 1000 hari ya? mungkin karena angka 1000 merupakan jumlah yang sangat banyak untuk dihitung. Mungkin juga setelah 1000 hari kayu penyangga makam sudah menjadi tanah. Sebab kebiasaan di tempat kami saat dikebumikan akan dibuat seperti kuda2 di sekeliling liang lahat, nanti setelah mayat dimasukkan, diatasnya akan diberi penutup kayu dan bambu baru ditimbun dengan tanah.
Memang nisan di makam macanan tersebut kebanyakan terbuat dari batu yang besar dengan ornamen yang unik di sekeliling nisan. Inilah alkulturasi budaya hindu dengan islam. Nisan merupakan tanda bahwa saudara kita dimakamkan di sana, bukan sebagai sesuatu yang dikultuskan atau sarana pemujaan yang berlebihan.

image

Jika makam masih baru, seperti makam bapakku, yang meninggal pada tanggal 20 Februari 2012 ini, hanya diberi tanda dengan kayu. Nisan akan diberikan setelah 1000 hari (ada yg punya ide motif nisan?)