Arsip Kategori: kesehatan

Jika bisa korbankan Orang, jangan korbankan sebuah Sistem

Harga sebuah sistem mungkin terlalu mahal daripada harga seorang pekerja. Mungkin ini terlalu kejam, tetapi bayangkan jika jika itu adalah sebuah perusahaan, mungkin inilah jalan yang paling cepat dan murah. Kenapa? coba kita berada dalam sebuah pabrik, misalkan pabrik farmasi di mana jenis perusahaan ini terdapat sebuah aturan yang ketat karena menyangkut nyawa atau masa depan pasien.  Banyaknya regulasi dan aturan yang membatasi dan mengatur perusahaan farmasi membuat seluruh pekerja pabrik dituntut untuk melaksanakan aturan tersebut. Hal ini juga wajib terwadahi dalam sebuah sistem perusahaan maupun sistem yang mendukung.

Sebuah contoh di Industri Farmasi adalah sistem HVAC. sistem HVAC merupakan sistem vital dalam industri farmasi untuk pengaturan kelas pembuatan dalam farmasi dan pengaturan sirkulasi udara, suhu, kelembapan yang menentukan kelas produksi. Untuk pembuatan dan instalasi butuh dana dan uang yang tidak sedikit. Jika dalam sebuah audit ternyata ada kesalahan dalam sistem HVACm maka jika sistem yang salah, HVAC harus dibongkar ulang, preparasi, uji-uji dahulu dan butuh biaya banyak dan menyita waktu. Tetapi jika yang disalahkan pekerja atau operator, maka operator tersebut hanya diberi surat teguran, dan di training ulan. waktu cepat dan hanya butuh dana sedikit.

mungkin ini banyak yang dilakukan perusahaan atau bahkan negara… mengorbankan orang daripada merubah sistem yang butuh waktu dan dana, demi berlangsungnya perusahaan//

PKPA

bulan februari s.d maret 2012, untuk menempuh menjadi apoteker, saya harus menjalani program kerja profesi apoteker di industri farmasi . kebetulan saya mendapatkan industri di daerah bogor, jawa barat. PKPA pada umumnya dilaksanakan selama 2 bulan, tetapi hal ini bergantung juga dari kebijakan dari perusahan farmasi yang ditempati.

Tujuan Praktek Kerja Profesi Apoteker di Industri Farmasi adalah :

  1. Melatih calon apoteker untuk mengenali peran, fungsi, posisi dan tanggung jawab apoteker di industri farmasi.
  2. Mengetahui dan memahami penerapan aspek-aspek CPOB dalam industri farmasi.
  3. Mempersiapkan calon apoteker untuk memasuki dunia kerja.
  4. Mempersiapkan calon apoteker yang memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang memadai untuk mengelola industri farmasi.
  5. Memberi gambaran nyata tentang permasalahan-permasalahan yang ada di lingkungan kerja industri farmasi.

Manfaat dilakukannya Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) agar calon apoteker memperoleh gambaran mengenai fungsi dan tanggungjawab seorang apoteker industri farmasi serta dapat melihat dan mempelajari struktur organisasi, operasional industri, dan penerapan CPOB secara nyata. Sebagai sarana untuk menerapkan ilmu yang diperoleh, memahami segala kegiatan dan masalah yang timbul dalam pengelolaan industri farmasi serta memperluas wawasan dan pengetahuan calon apoteker tentang Industri farmasi baik dalam segi ilmu farmasi, segi teknis, segi manajerial dan segala hal yang menyangkut kelangsungan suatu industri farmasi.

Etika dalam Iklan Obat dan Suplemen

Pernahkah anda menonton sebuah infotainment ditelevisi, pada bagian tengah atau akhir dari berita yang berisi info selebriti dan gosip selebriti tersebut  kadang ada iklan dari suatu produk yang diperankan oleh selebriti juga. (Jangan salah sangka dulu ya, aku jarang nonton infotainment, tapi karena ada tugas dari kuliah yang menuntut aku memperhatikan iklan seperti ini). Iklan produk tersebut biasanya disetting seolah-olah selebriti yang tampil pernah mengalami suatu masalah dan masalah yang mereka hadapi tersebut teratasi karena produk yang diiklankan tersebut. Pada umumnya adalah suplemen atau kosmetik.

Seperti halnya yang saya lihat

Anda Tahu siapa foto diatas? namanya adalah Dr Sonia Wibisono. Ini adalah salah satu contoh dari iklan seperti yang saya kemukakan diawal. Iklan ini diselipkan pada Acara KISS di Indosir pada tanggal 18 November 2011. Pada Acara Tersebut Dr Sonia pertama kali menceritakan bagaimana kisahnya saat mempunyai anak dan beliau memberikan ASI eksklusif.

Transkrip iklannya seperti berikut:

Anak yang pertama, saya memberikan asi eksklusif, waktu itu 8 bulan, anak yang kedua juga 8 bulan. Anak ke3  rencananya anak terakhir jadi selama mungkin pengennya memberi ASI selama mungkin. ASI eksklusif itu kalau bisa diberikan selama 6 bulan dan setelahnya diberi makan makanan tambahnya, tapi juga ditemani ASI selama 2 tahun. KarenaASI itu banyak sekali manfaatnya, ASI memberi nutrisi yang 100%diserap bayinya kemudian adanya antibody,  antibody ini penting untuk si bayi, karena antibody dari orang tua ke anak merupakan antibody paling bagus yang tidak bisa dapatkan dari susu manapun. Bayi yang minum ASI pastinya sangat-sangat sehat dibandingkan bayi yang tidak diberikan ASI. Dari pertama kali bayi itu lahir anda sudah harus memberikan ASI yang biasanya adalah colostrum jadi warna-warna kuning itu pada 1-2 hari pertama itu sangat penting justru harus diminumkan ke bayi, jangan sampai dibuang. Kemudian kalau bisa bayi itu disusui setiap 3 jam sekali, sehingga produksi asi bisa terus bertambah.

Saya ingin memberikan yang terbaik untuk anak karena itu saya selalu memberikan Asi dan ASI eksklusif selama 6 kemudaian sampai sekarang 9 bulan saya masih memberikan ASI. Ingin sih sampai 2 tahun. Dan saya tidak perlu kawatir akan menurunnya produksi ASi, karena saya selalu minum Milmor NF.  Milmor NF ini merupakan kombinasi alami 600 mg ektrak biji FENUGREEK yang berasal dari benua eropa dengan 200mg ektrak daun katu dengan kulitas tinggi yang sudah teruji, dapat meningkatkan produksi ASI.

Kombinasi alami dari milmour NFb ini merupakan kombinasi yang tepat karena keduanya bekerja secara sinergis untuk meningkatkan dan memperlancar ASi. Dan mengapa saya sarankan lebih memilih milmour NF, satu hanya milmour NF yang dosis sesuai dengan dosis rekomendasi, kedua Ektrak biji fenugreek masuk daftar aman FDA, jadi aku gak perlu takut akan muncul efek samping yang tidak diinginkan. Yang ketiga, dan yang paling penting adalah kualitas ASI yang dihasilkan tidak akan berubah.

kemudia Dr Sonia Mempraktekkan minum Milmor NF tersebut lalu melanjutkan dengan dialog:

Untuk menjaga agar produksi asi  tetap lancer minumlah 3×1 kaplet per hari selama periode pemberian asi eksklusif. Dana apabila anda merasa produksi ASI kurang optimal anda dapat minum 3×2 kaplet perhari selama menyusui.

Pokoknya hanya milmour NF yang menjadi solusi pintar agar ASI lancar.

Milmor NF Isinya PAS, ASInya deras.

mungkin dari benak kita tidak ada yang salah dengan iklan tersebut, atau menganggap iklan tersebut adalah wajar, tetapi bagaimana kalau kita merujuk ke peraturan tentang iklan? Nah kita akan sedikit membahas tentang iklan tersebut.

ada beberapa aturan yang mengatur tentang periklanan di Indonesia, tetapi kita tinjau iklan tersebut dari bidang kesehatan. Ada aturan yang membatasi tentang iklan khususnya iklan obat diindonesia yaitu Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 386/Men.Kes/SK/IV/1994 tentang PEDOMAN PERIKLANAN: OBAT BEBAS, OBAT TRADISIONAL, ALAT KESEHATAN, KOSMETIKA, PERBEKALAN KESEHATAN RUMAH TANGGA DAN MAKANAN-MINUMANdan juga Keputusan Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan No HK.00.05.3.02706 th 2002 TENTANG PROMOSI OBAT.

Kita tinjau dahulu dari keputusan Ka BPOM dahulu, menurut pasal 4 yang berbunyi Narasi dan klaim khasiat dalam promosi obat harus sesuai dengan klaim yang disetujui dalam persetujuan izin edar yang dikeluarkan oleh Kepala Badan. berarti semua iklan obat yang beredar harus sesuai klaim dan harus mendapat persetujuan dari kepala BPOM sebelum diedarkan.  Tetapi kecenderungan iklan saat ini cenderung untuk melebih-lebihkan khasiat yang mungkin tidak sesuai dengan yang diklaimkan.

Jika dari permenkes no386, pada lampiran I ( Pedoman periklanan Obat bebas), Pada petunjuk teknis umum dinyatakan pada no:

5. Iklan obat tidak boleh mendorong penggunaan berlebihan dan penggunaan terus menerus.

6. Informasi mengenai produk obat dalam iklan harus sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dalam pasal 41 ayat (2) Undang-undang No. 23 tahun 1992 tentang Kesehatan sebagai berikut:

a. Obyektif: harus memberikan informasi sesuai dengan kenyataan yang ada dan tidak boleh menyimpang dari sifat kemanfaatan dan keamanan obat yang telah disetujui.

b. Lengkap: harus mencantumkan tidak hanya informasi tentang khasiat obat, tetapi juga memberikan informasi tentang hal-hal yang harus diperhatikan, misalnya adanya kontra indikasi dan efek samping.

c. Tidak menyesatkan: informasi obat harus jujur, akurat, bertanggung jawab serta tidak boleh memanfaatkan kekuatiran masyarakat akan suatu masalah kesehatan. Disamping itu, cara penyajian informasi harus berselera baik dan pantas serta tidak boleh menimbulkan persepsi khusus di masyarakat yang mengakibatkan penggunaan obat berlebihan atau tidak berdasarkan pada kebutuhan.

d. Iklan obat tidak boleh ditujukan untuk khalayak anak-anak atau menampilkan anak-anak tanpa adanya supervisi orang dewasa atau memakai narasi suara anak-anak yang menganjurkan penggunaan obat.

e. Iklan obat tidak boleh menggambarkan bahwa keputusan penggunaan obat diambil oleh anak-anak.

f. Iklan obat tidak boleh diperankan oleh tenaga profesi kesehatan atau aktor yang berperan sebagai profesi kesehatan dan atau menggunakan “setting” yang beratribut profesi kesehatan dan laboratorium. Iklan obat tidak boleh memberikan pernyataan superlatif, komparatif tentang indikasi, kegunaan/manfaat obat.

7. Iklan obat tidak boleh :

a. Memberikan anjuran dengan mengacu pada pernyataan profesi kesehatan mengenai khasiat, keamanan dan mutu obat (misalnya, “Dokter saya merekomendasi …..”).

b. Memberikan anjuran mengenai khasiat, keamanan dan mutu obat yang dilakukan dengan berlebihan.

pada no 6 butif (F) sengaja saya tebalkan, karena pada dasarnya iklan obat tidak boleh diperankan oleh tenaga profesi kesehatan, dalam hal iklan diatas terlihat jelas bahwa pemeran dalam iklan tersebut adalah seorang dokter. Mungkin acara tersebut disetting sedemikian rupa sehingga bukan merupakan suatu iklan tetapi pada akhirnya juga mengiklankan produk.

Selanjutnya  pada no 5 juga dianjurkan bahwa tidak diperkenankan penggunaan secara terus-menerus, tetapi bisa kita lihat dari transkrip yang saya cantumkan  bahwa penggunaan milmor ditujukan untuk pemakaian jangka pangjang oleh ibu-ibu yang ingin memberikan ASI eksklusif bagi bayi mereka.

Pada transkrip :Dan mengapa saya sarankan lebih memilih milmour NF, satu hanya milmour NF yang dosis sesuai dengan dosis rekomendasi, kedua Ektrak biji fenugreek masuk daftar aman FDA, jadi aku gak perlu takut akan muncul efek samping yang tidak diinginkan. Yang ketiga, dan yang paling penting adalah kualitas ASI yang dihasilkan tidak akan berubah. pada transkrip tersebut menurut saya juga sedikit melenceng dari petunjuk teknis umum permenkes no 384 th 94 no 7 b yang melarang memberi anjuran khasiat, keamanan  dan mutu obat yang dilakukan berlebih. Mengapa saya berpendapat demikian, Karena adanya kepercayaan dari pengiklan akan keamanan dari milmor yang salah satu kandungannya sudah mendapat rekomendasi FDA yang merupakan BPOM nya Amerika serikat. Hal ini kemungkinan akan diterima oleh masyarakat bahwa milmor benar-benar aman saat dikonsumsi.

Selain itu Pada iklan ini juga tidak dicantumkan efek samping dan kontra indikasi selama pemakaian, apalagi ini menyangkut Ibu dan balitanya. Jadi menurut anda bagaimana iklan tersebut? Kalau dari segi bisnis iklan seperti ini cenderung biasa, dengan menampilkan testimoni dari seseorang, tetapi dari segi bidang kesehatan dan peraturan baik dari Menteri Kesehatan maupun Kepala BPOM bagaimana? Jawaban ada ditangan anda sendiri dan semoga menjadikan kita semakin sadar akan pentingnya etika dalam segala hal, termasuk dalam beriklan.

 

Perputaran Uang di Farmasi 40T per tahun

Hari ini tidak sengaja membaca sebuah artikel dari sebuah web http://www.kabarsaham.com, yang membahas tentang besarnya perputaran uang di pasar Farmasi. Baca sendiri ya, ini saya Copy pastekan dari webnya.

Perputaran uang di pasar farmasi Indonesia diperkirakan bernilai Rp 40 triliun per tahun. Kondisi ini telah menumbuhkah setidaknya 1.600 perusahaan distributor farmasi nasional dan 30 distributor multinasional yang melayani  250 perusahaan manufakture farmasi

PT Parit Padang Global (SOHO Group Distribution) sebagai  salah satu distributor  ternama di tanah air telah siap menyongsong pasar persaingan bisnis distribusi farmasi  dengan menyediakan sarana penyimpanan berstandar Good Storage Pacties dan Good Distribution Practies sehingga dapat terjaga kualitas produk,  aman, mudah dalam pengiriman dan penyaluran produk. Keberhasilan Parit Padang dikukuhakan dengan diterimanya sertifikasi Good GSDP ( Good Storage and Distribution Pacties)  dari  SGS yang diberikan di Jakarta (25/10) oleh Guy Escarfail, President Director SGS, dan  Marcus Pitt, presdir  Soho Farmasi Group.

Wempie Chandra , Managing Direktor PT Parit Padang Global mengatakan sebagai perusahaan  distribusi produk farmasi  Parit Padang bertanggung jawab untuk pengamanan,  penyimpanan dan pendistribusian sehingga kontrol terhadap kualitas produk harus senantiasa  terjaga.

Sertifikat GSDP yang diperoleh Parit Padang efektif berlaku mulai  20 Agustus  2011 hingga  19 Agustus 2014 dan diberikan untuk pergudangan distribusi dan distribution center (DC) yang berada di Kawasan Industsri Pulo Gadung Jakarta. “Audit kelayakan telah dilakukan sejak 2010 dan kami mampu menjamin konsumen  untuk mendapatkan obat dan bahan baku dengan kualitas yang baik,” ujar Wempie.

SOHO Group Distribution (PT Parit Padang Global) saat ini memiliki 25 kantor  cabang yang tersebat di Jakarta, Jawa Tengah dan jawa timur, Denpsar,  Medan, Pakanbaru, Padang, Jambi, Palembang , Bandar Lampung, Kalimantan dan Sulawesi dengan jumlah titik distribusi sebanyak 90.000 yang terdiri dari Apotik, rumah sakit, klinik, toko obat, pasar modern dan pasar tradisional  di penjuru tanah air . Didukungpula  oleh sistem teknologi informasi (IT) yang handal dan operasional yang efisien dengan tingkat pertumbuhan sebesar 35% per tahun.

Wempie Chandra menambahkan bahwa perusahaan distribusi SOHO Group ini kini sudah masuk lima besar di Indonesia. PT Parit Padang Global  mendistribusikan produk farmasi, yakni resep dokter maupun bebas, produk konsumen maupun alat- alat kesehatan. “Visi kita ke depan adalah menjadi pusat pelayanan distribusi terkemuka,” katanya.

Hal itu, kata Wempie, didukung dengan tersebarnya sebanyak 25 cabang PT Parit Padang Global di seluruh Indonesia. Bahkan rencananya pada September mendatang kita akan membuka cabang lagi di Batam. “Di samping itu, Kini ada sebanyak 8 sales office dari perusahaan ini untuk bisa mendistribusikan produk SOHO Group dari sabang hingga merauke,” kata Wempie.

SOHO Group Distribution (PT Parit Padang Global) saat ini memiliki 25 kantor  cabang yang tersebat di Jakarta, Jawa Tengah dan jawa timur, Denpsar,  Medan, Pakanbaru, Padang, Jambi, Palembang , Bandar Lampung, Kalimantan dan Sulawesi dengan jumlah titik distribusi sebanyak 90.000 yang terdiri dari Apotik, rumah sakit, klinik, toko obat, pasar modern dan pasar tradisional  di penjuru tanah air . Didukungpula  oleh sistem teknologi informasi (IT) yang handal dan operasional yang efisien dengan tingkat pertumbuhan sebesar 35% per tahun.

Soho belum lama ini  memperkuat jaringan distribusi melalui anak perusahaan PT Parit Padang Global, di Jawa Tinur dengan mengoperasikan gudang logistik untuk wilayah Indonesia Timur. Pusat distribusi yang berlokasi di kawasan Rungkut Industri ini menyerap investasi sekitar Rp 50 miliar, dan diharapkan akan ada peningkatan penjualan sekitar 35 persen.

Presdir Soho Group, Marcus Pitt mengatakan, ekspansi tersebut merupakan bukti komitmen dan keseriusan manajemen dalam memberikan layanan distribusi produk agar lebih cepat dan efisien, khususnya untuk menjangkau kawasan Indonesia timur.

Regional Operasional Manager PT Parit Padang Global, Nanik Setyawati menegaskan, gudang logistik itu berada di lahan seluas 1,01 hektare yang akan dimaksimalkan untuk memenuhi layanan bagi delapan cabang wilayah timur Indonesia tersebut. “Total kontribusi wilayah timur terhadap penjualan nasional mencapai 25 persen, potensi ini yang akan dikelola dan ditingkatkan,” kata Nanik

Diakuinya, angka penjualan sejumlah produk yang dikelolanya selama semester I/2011 mengalami peningkatan 35 persen dibanding periode sama tahun lalu. ”Ini sesuai target manajemen, harapannya hingga akhir tahun ini ada peningkatan yang sama untuk produk baik farmasi, kesehatan, peralatan medis dan consumer good itu,” tegasnya.

 

Source :http://www.kabarsaham.com/2011/pasar-uang-farmasi-capai-rp-40-triliun-per-tahun.html

Oral Disintegrating Tablet dan Bahan Penghancur

ODT atau Oral disintegrating Tablet merupakan sediaan tablet yang mampu hancur segera dalam mulut meskipun hanya ada sedikit cairan dalam rongga mulut. Ketika ODT diletakkan dalam rongga mulut, Saliva (air ludah) akan segera masuk ke dalam pori-pori sehingga menyebabkan tablet akan sedgera hancur. Oleh karena itu ODT dikenal juga sebagai quick dissolve, fast melt, fast dissolving, rapid dissolve. Tablet ODT lebih cepat hancur sehingga mampu menghantarkan Zat Aktif untuk lebih cepat diabsorpsi dalam tubuh, baik dalam mulut maupun dalam lambung.

Salah satu komponen penting dalam ODT adalah bahan penghancur (disintegrant). Disintegrant akan mempengaruhi kecepatan hancurnya tablet. Pemilihan superdisintegrant dalam suatu formula obat tergantung pada sifat dan jenis dari obat. Kelarutan dari suatu obat dapat mempengaruhi kecepatan dan mekanisme  disintegrasi suatu obat, dimana obat yang mempunyai kelarutan tinggi akan mempunyai tendensi untuk terlarut, sedangkan obat yang mempunyai kelarutan rendah (sulit larut) akan mengalami disintegrasi jika terdapat sejumlah  disintegrant didalam sediaannya.

Superdisintegrant yang sering dipakai adalah croscarmellose sodium, carmellose, crospovidon, sodium starch glycolate, indion 414.  Superdisintegrant sendiri mempunyai beberapa mekanisme aktivitas, diantaranya yaitu

a. Mengembang (swelling)
Mengembang merupakan penjelasan yang umum dipakai untuk mekanisme kerja dari disintegrant. Masuknya air ke dalam tablet menyebabkan disintegrant mengembang dan tekanan diseluruh bagian tablet mengakibatkan ikatan partikel dalam tablet akan pecah.
Sejumlah disintegrant akan  mengembang hingga derajat tertentu, tetapi swelling atau mengembang bukanlah menkanisme tunggal dari sebuah disintegrant
b. Penyerapan air (wicking)
Wicking merupakan kemungkinan lain dari mekanisme aksi disintegrant. wicking merupakan kemampuan menyerap air masuk ke dalam tablet.
c. Deformasi
Partikel disintegrant akan berubah bentuk saat dikempa menjadi tablet. Pada saat ada kelembapan, partikel disintegrant akan kembali ke bentuk semula, sehingga akan merubah bentuk (deformasi) dari tablet, sehingga tablet pecah.

Hal ini seperti terjadi pada beberapa contoh bahan superdisintegrant, yaitu Crospovidon. Crospovidon mempunyai kemampuan wicking (penyerapan air ) yang lebih dominan. Dengan adanya kemampuan wicking tersebut, didalam tablet crospovidon melakukan mekanisme penyerapan air yang cepat sehingga mendesak partikel dalam tablet. Dengan Adanya air yang sangat banyak masuk ke dalam tablet, maka tablet akan pecah atau akan terlarut (sebagian besar bahan pengisi dari ODT mudah larut dalam air).

Sedangkan Pada croscarmellose, kemampuan swelling lebih dominan. Kemampuan swelling yaitu mampu mengembang dengan cepat sehingga mampu merubah formasi dari tablet. Karena adanya perubahan formasi yang begitu cepat di dalam tablet, sehingga tablet tidak mampu mempertahankan bentuknya. Hal ini menyebabkan tablet akan hancur.

Source:

Nugroho, A., 2011, Optimasi Formulasi ODT Asetosal menggunakan Campuran Bahan Disintegrant Croscarmellose dan Crospovidon Dengan metode Kempa langsung, Skripsi,  Universitas Gadjah Mada.

ODT, Orally disintegrating Tablet, tablet yang mampu hancur Segera dalam mulut

Sekarang ini ada berbagai macam obat, kebanyakan obat yang beredar berupa tablet, kaplet maupun kapsul. Kemudahan pasien dalam penggunaan dengan cara ditelan (peroral) seperti tablet, Sirup dan lain-lain merupakan salah satu alasan mengapa sediaan tablet, atau sediaan cair banyak dipakai. Akan Tetapi pada anak-anak dan orangtua penggunaan tablet kurang disenangi, karena biasanya anak kecil dan orang yang sudah sangat lanjut akan mengalami kesulitan dalam menelan tablet.  Mereka akan cenderung untuk memilih bentuk sediaan cair, misalnya sirup.Tetapi peengatasan masalah dalam penelanan obat dengan penggunaan sirup atau sediaan cair lainnya belum juga dapat mengatasi masalah sepenuhnya, sebab ada beberapa obat yang akan rusak jika berada dalam bentuk cair dalam waktu yang lama (Nugroho, 2011).

Trus bagaimana pengatasannya?? Ada memang beberapa alternatif bentuk sediaan untuk obat-obet tersebut diantaranya adalah dengan bentuk sediaan ODT (oral disintegrating tablet). Apa itu ODT? Oral Disintegrating tablet (ODT) merupakan sediaan tablet yang mampu hancur kurang dari 60 detik dan mampu ditelan tanpa adanya air.

Mungkin masih bingung ya? Secara sederhana ODT itu adalah tablet yang begitu dimasukkan kedalam mulut akan segera hancur dan larut. Itu seperti makan arum manis yang sering dijajakan saat ada sekaten atau pasar malam, yang begitu dimasukkan dalam mulut akan lumer dan segera hilang. Pada prinsipnya adalah sama, tetapi ODT merupakan sebuah obat. ODT akan segera hancur dan lumer dimulut meskipun tanpa diberi air minum, karena ODT akan hancur dengan segera saat bersentuhan dengan lidah yang terdapat air ludah.

Tablet ODT yang lebih cepat hancur akan mampu menghantarkan zak aktif obat untuk lebih cepat masuk (diabsorpsi)  ke dalam tubuh, baik di salam mulut maupun dalam lambung, sebab untuk dapat masuk dalam tubuh (diabsorpsi), zat aktif obat harus dilepaskan dari sediaan penghantar (misalnya tablet).

lha terus apa sih yang diharapkan dari adanya ODT?

a. untuk membantu pasien yang mengalami kesulitan dalam menelan tablet.

b. mempunyai rasa yang dibuat enak, sehingga tablet tidak akan terasa pahit seperti tablet biasa.

c. meninggalkan residu (sisa) yang sedikit di mulut, sehingga kita tidak akan merasa bahwa kita habis makan obat

d. Obatnya diharapkan segera bekerja, sehingga bisa segera dirasakan (onsetnya cepat). (Sharma, 2008)

source:

Nugroho, A., 2011, Optimasi Formulasi ODT Asetosal menggunakan Campuran Bahan Disintegrant Croscarmellose dan Crospovidon Dengan metode Kempa langsung, Skripsi,  Universitas Gadjah Mada.

Sharma, S., 2008, New generation of tablet: fast doissolving tablet. http: www.pharmainfo.net

Tahukah hak dan kewajiban kita sebagai Pasien???

Anda pernah Sakit? Anda pernah berobat baik ke dokter atau Rumah sakit??

Pernahkah anda berfikir bahwa anda sebagai pasien itu dilindungi oleh undang-undang? bahkan ada 2 macam undang-undang yang menjamin anda sebagai seorang pasien, yaitu undang-undang no 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen serta yang lebih spesifik dalam Undang-undang no 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran.  Pada UU Praktik kedokteran ditujukan untuk memberikan perlindungan dan kepastian hukum kepada penerima pelayanan kesehatan, dokter, dan dokter gigi.

Terus apakah sebenarnya hak dan kewajiban kita sebagai seorang Pasien? Sebelum menuntut hak, kita sebaiknya tahu dahulu kewajiban kita sebagai seorang pasien. Kewajiban kita sebagai pasien adalah (pasal 53 UU no 29 Tahun 2004):

a. memberikan informasi yang lengkap dan jujur tentang masalah kesehatannya;
b. mematuhi nasihat dan petunjuk dokter atau dokter gigi;
c. mematuhi ketentuan yang berlaku di sarana pelayanan kesehatan; dan
d. memberikan imbalan jasa atas pelayanan yang diterima.

Sedangkan Hak kita sebagai pasien, seperti yang tertulis pada pasal 53 UU no 29 th 2004 adalah:

Pasien, dalam menerima pelayanan pada praktik kedokteran, mempunyai hak:
a. mendapatkan penjelasan secara lengkap tentang tindakan medis:

i. diagnosis dan tata cara tindakan medis;
ii. tujuan tindakan medis yang dilakukan;
iii. alternatif tindakan lain dan risikonya;
iv. risiko dan komplikasi yang mungkin terjadi; dan
v. prognosis terhadap tindakan yang dilakukan.

b. meminta pendapat dokter atau dokter gigi lain;
c. mendapatkan pelayanan sesuai dengan kebutuhan medis;
d. menolak tindakan medis; dan
e. mendapatkan isi rekam medis.

Mungkin banyak dari kita sebagai pasien kurang atau bahkan tidak mengetahui adanya hak dan kewajiban seperti yang tertulis di atas.  Bahkan setiap prosedur atau tindakan kedokteran atau kedokteran gigi yang akan dilakukan oleh dokter atau dokter gigi  terhadap pasien harus mendapat persetujuan. Persetujuan dapat berupa Lisan maupun tertulis setelah pasien mendapat penjelasan secara lengkap. Bahkan Setiap tindakan kedokteran atau kedokteran gigi yang mengandung risiko tinggi harus diberikan dengan persetujuan tertulis yang ditandatangani oleh yang berhak memberikan persetujuan (pasal 45).

Bahkan Pasien akan dicatat dalam sebuah catatan rekam medis untuk pengobatan atau tindakan yang diterima selama masa pengobatan. Rekam medis merupakan milik dari dokter atau sarana pelayanan kesehatan, sedangkan isi rekam medis merupakan milik pasien.  dan rekam medis harus tersimpan kerahasiaannya, tetapi pasien mendapat isis rekam medis.

Jika kita tahu akan hak dan kewajiban sebagai pasien kiranya kita akan memperoleh kepastian dalam mendapatkan pengobatan dan terapi.