Arsip Kategori: Dolan

mengunjungi berbagai tempat yang indah

Menikmati kota bandung

Sebenarnya aku belum pernah mengunjungi Bandung secara Khusus, hmm hampir 30 tahun tidak pernah jalan2 ke Bandung akhirnya kesampaian juga. Bandung itu salah satu tujuan favourite orang jakarta untuk menghabiskan liburan, entah kalau orang jogja mau ke mana.

Kesempatan Liburan itu akhirnya datang juga. Ada yang menagajak untuk liburan di sana dan akhirnya kami berangkat bareng2 teman di apotek. Perjalanan dimulai dari tempat kerjaku di malam buta. ya kami berangkat jam 9 malam dan berharap bisa sampai di kota kembang itu di pagi harinya. Ternyata pak sopir jalannya agak pelan dan belum menguasai medan kota bandung.  Kami sempat berputar putar beberapa kali hanya untuk menemukan hotel yang kami tempati untuk transit

DSC_0695DSC_0696

DCIM100MEDIA
DCIM100MEDIA
DCIM100MEDIA
DCIM100MEDIA

Setelah mandi dan meletakkan tas, perjalanan dilanjutkan untuk mencari sarapan. Hmmm weekend memang bandung macet. baru jam 11 siang kami sarapan.

Setelah mengisi perut, destinasi kami hari pertama di Bandung adalah taman bunga Begonia, De’Ranch, dan Floating market Lembang.

Hujan hari itu kiranya memang tidak bersahabat dengan kami, Hujan lebat terasa mengiringi langkah kami di kota kembang ini. Payung tidak lepas dari kami selama perjalanan ini. Setelah dari taman bunga begonia, perjalanan dilanjutkan ke De’ranch yang tidak jauh dari taman bunga Begonia

Hujan masih juga mengiringi langkah kami hingga ke tujuan kami di pasar apung lembang.

Sore  harinya kami mau belanja. huh, tapi sebelum belanja kami kembali dulu ke penginapan karena baju kami sudah basah kuyup kehujanan harian.

 

 

Iklan

Tetap Narsis saat hujan turun

Pernah kehujanan selama berpergian?

Kalau pernah pasti tahu bagaimana rasanya? pasti tidak menyenagnkan. Liburan inginnya suasana menyenangkan, tapi kalau hujan turun, apalagi selama musim penghujan memang tidak bisa dipungkiri. Dengan keterbatasan waktu maka mau tidak mau jalan2 harus diteruskan atau justru berhenti ditengah jalan?. Kalau reda ya dilanjutkan, tapi kalau hujannya turun terus menerus bagaimana?

Yang bisa dilakukan adalah

* Berpergianlah saat musim Kemarau, pasti dijamin jarang turun hujan (ya iyalah).

*kalau dapat liburannya pas musim penghujan, seperti contohnya akhir tahun… yang harus dipersiapkan adalah:

1. Payung

2. Mantol

3. Baju ganti

4. Kamera

5. Tongsis

itu mah semua orang sudah tahu. Prinsipnya adalah Show must go on… bagaimanapun dan ditempat seperti apapun. Kalau ada kamera yang tahan air, sebab pasti foto ditengah hujan. atau kamera DSLR dengan housing water proof atau dengan mantel…

Pengalaman kehujananpun sempat dialami ketika mengunjungi jatim park dan BNS pada malam harinya. Suasana hari itu sangat tidak mendukung. Hujan terus menerus dari pagi hingga malam. Dan dengan perlengkapan yang ada… Narsis tetap jalan terus

addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg

Kalau umpamanya tidak hujan, tetapi sudah bawa perlengkapan bagaimana? Nyantai, perlengkapan itu bisa buat properti foto kok

addynugg addynugg addynugg

Liburan hari Buruh ala Apotek Tulip

1 mei diperingati sebagai hari Buruh, menurutku bukan untuk menghormati buruh sih tapi diliburkan karena memang pada hari buruh internasional ini pasti sering ada Demo buruh dan hasilnya membuat macet diberbagai tempat di seluruh pelosok negeri ini. Hmmm bukan mau ikut demo di tanggal ini, tetapi bersama teman2 di Apotek Tulip RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, melewati hari buruh dengan “madakke rupo” ke kebun binatang Gembira Loka Yogyakarta.

Beberapa membawa keluarga, tetapi ada juga yang cuma membawa badan sendiri (aku termasuk golongan ini). Hari itu kami berkumpul di depan Kebun Binatang. Setelah berkumpul kami masuk dan berkeliling kebun binatang. Yang membawa anak pastilah ribet dengan kebutuhan si kecil, sampai ada yang ngambek gara-gara foto. Bukan mau difoto tapi ngambeknya mau memfoto (bawa kamera -red).

Meski capek tapi menyenangkan juga….

apotek tulip sardjito apotek tulip sardjito apotek tulip sardjitoADI_3016

apotek tulip sardjito apotek tulip sardjito apotek tulip sardjito apotek tulip sardjito apotek tulip sardjito apotek tulip sardjito apotek tulip sardjito apotek tulip sardjito apotek tulip sardjito ADI_3169 ADI_3170 ADI_3182 ADI_3185 apotek tulip sardjito apotek tulip sardjito apotek tulip sardjito ADI_3208 ADI_3222 ADI_3229 apotek tulip sardjito apotek tulip sardjito

Setelah keliling Gembiraloka, energi sudah terkuras… karena itu sesi jalan-jalan di gembira loka ditutup dengan sesi makan-makan…. asyikkkkk

ADI_3286 ADI_3290 ADI_3301 ADI_3306

berpanas ria di Goa Gong

Tidak jauh dari Pantai Klayar terdapat beberapa Goa, Goa-goa itu terbentang memanjang di pegunungan sewu, yang merupakan pegunungan kapur. Hal ini dikarenakan pengangkatan dasar laut ke permukaan. Tidak heran jika disepanjang pegunungan sewu yang membentang dari gunung kidul hingga Tulungagung kita dapat menjumpai batu-batu yang seperti karang.

Batuan kapur yang terdapat di pantai selatan jawa ini yang menyebabkan terdapat banyak sekali Goa-goa karst, salah satunya Goa Gong di Kabupaten Pacitan ini. Goa Ini sangat besar seperti Gong kayaknya. Saat memasuki Goa gong, agak gelap dan lembab, tetapi jalur kunjungan di Goa ini sudah bagus dengan ornamen lampu di stalagtit stalagmit di sepanjang jalur. Rasa panas mulai menghinggapi saat perjalanan mulai merangsek masuk ke dalam Goa, Apalagi kalau orang gendut sepertiku pasti langsung berasa sekali

tapi Goa ini cukup indah untuk di eksplore. Cobalah Mampir ke goa ini kalau berkunjung ke Pacitan,

ADI_0748 ADI_0755 ADI_0777 ADI_0782 ADI_0802 ADI_0808 ADI_0814 ADI_0833 ADI_0836 ADI_0858 ADI_0877 ADI_0891 ADI_0895

Perjalanan Ke Pacitan dan menikmati senja Pantai Klayar

ADI_0584

Akhir Tahun 2014 ditutup dengan touring ke Malang-Bromo-Kediri dan ditutup dengan mengunjungi Pacitan.. (baca https://adinugrohoapt.com/2015/01/05/kediri-perjalanan-touring-hari-ke-lima/).. Perjalanan dari Kediri menuju kota di sebelah barat Propinsi Jawa timur ini memang tidak mudah. Beberapa akses jalan yang berlubang. Jarak yang cukup jauh sangat menguras tenaga, Kami melewati nganjuk hingga di Ponorogo lalu menuju ke arah selatan. Pemandangan bukit menemani kami saat menuju Kota Pacitan. Dari Kota Pacitan, Perjalanan masih dilanjutkan menuju pantai Klayar, sebuah pantai yang berada di sebelah barat kota pacitan. Mungkin sekitar 30 km disebelah barat kota pacitan ini.

Akses jalan memang cukup mudah. Dari arah kota melewati jalan yang menuju ke yogya atau solo, nanti ada pertigaan ke arah goa Gong. Jalan menuju goa Gong sangat bagus tetapi mendekati pantai Klayar, jalan masih belum diperbaiki, jika mobil betlawanan arah bertemu, salah satu harus mengalah.

ADI_0626 ADI_0644 ADI_0657 ADI_0666

Di ujung sebelah timur pantai Klayar ini ada sebuah fenomena yang cukup menarik. ada air mancur yang keluar dari sela-sela batu, Hal ini dikarenakan dorongan dari ombak yang mendorong air di sela-sela batu sehingga air terdorong dan menimbulkan efek tersebut. Sayang waktu itu pengunjung tidak diperbolehkan mendekat, tetapi masih bisa dilihat dari atas bukit, Sambil menikmati senja di pantai Klayar sungguh menyenangkan.

ADI_0684 ADI_0717 ADI_0732 DSC_8900

Kediri, Perjalanan Touring hari ke Lima

Setelah mendaki gunung lewati lembah ke puncak Bromo, kami beristirahat di kota malang. Hari selanjutnya, adikku Rini harus kembali ke cikarang dengan kereta pagi. Kami checkout bareng dari hotel megawati di Malang. Rini dan didin menuju stasiun, kami menuju ke Kediri.

Dari malang kami menuju Tulung agung (melewati jalur selatan), lalu menuju Blitar. dari Blitar kami melewati jalan ke arah candi Penataran. Tujuan kami tidak langsung menuju ke Kediri, melainkan ke Kelud. penasaran dengan gunung Kelud saat ini setelah letusan dahsyat di awal 2014. Perjalanan menuju kelud tidak semulus yang diharapkan. Karena mengikuti google maps, kami sempat lewat jalan tanah, dikanan kiri penambangan pasir, bahkan untuk melewati sungai tidak ada jembatan, terpaksa menembus derasnya air pakai motor, untung tinggi air cuma setengah ban vario.

Sekarang suasana kelud sungguh berbeda dengan yang dulu

75512_10200702708839295_444957495_n 299790_10200702694358933_2083984820_n 553181_10200702713839420_24726216_n 535536_10200702692438885_1893476166_n 554961_10200702703479161_717281584_n 524609_10200702712559388_707962648_n

Itu perjalananku di bulan februari 2013 silam, sekarang Gunung kelud sudah banyak berubah

ADI_0409 ADI_0400 ADI_0399 ADI_0394 ADI_0393 ADI_0370 ADI_0372 ADI_0376 ADI_0377 ADI_0386 ADI_0345 ADI_0348 ADI_0355 ADI_0368

Untuk Bisa sampai atas kita harus berjalan menanjak, Parkiran atas hilang, bahkan air panas di bawah pun hilang, sayang sekali, padahal air panas di kelud luar biasa. Kita tidak bisa mendekat ke arah kawah lagi, tidak seperti dulu.

Setelah puas di kelud, perjalanan dilanjutkan ke penginapan di dekat alun-alun kediri, di Hotel Bismo. Setelah mandi, kami pergi ke simpang lima gumul

ADI_0428 ADI_0431 ADI_0433 ADI_0442 ADI_0473 ADI_0482 ADI_0485 ADI_0486 ADI_0490 ADI_0492 ADI_0494 ADI_0498 ADI_0503 ADI_0506

O iya di kediri terdapat juga Goa Maria yang sayang untuk dilewatkan, terletak di sebelah barat kota kediri, berdiri goa Maria Lourdes Puh sarang

ADI_0510 ADI_0513 ADI_0528 ADI_0539 ADI_0546

Touring Naik Ke Bromo

Setelah Puas berwisata di kota Batu, Perjalanan dilanjutkan ke Kota Malang, Adikku sudah menanti di Kota malang, Memang rencana kami hari itu 27/12/14, kami ingin naik ke Bromo. Setelah sampai Malang kota, kami menuju ke penginapan adikku di pusat kota, tepatnya di hotel Megawati (promo). Setelah menaruh barang-barang, mandi, tak terasa perutpun lapar. Kami mau makan bakso Cak Man (meski di JCM, Jogja City Mall ada) tetapi kalau merasakan langsung di Malang kan asyik. Begitu keluar kamar…. Hujanpun melanda. Kami menunggu beberapa saat sebelum hujan sedikit mereda. Setelah agak reda, kami memuaskan diri dengan bakso cak Man yang hanya berjarak 200an Meter dari penginapan.

Malam itu hujan sudah reda, Jam 9 an malam perjalanan kami dimulai dari kota malang, ke arah lawang, lalu menuju ke arah penanjakan Bromo, melewati nangkajajar. Perjalanan melewati punggung bukit. Tak terasa hujan karena awan yang menabrak gunung yang kami daki, menemani kami saat melewati jalan di atas pegunungan. Kami Istirahat sebentar di daerah Tosari, sebelum menuju ke Bromo. Tiket masuk baru buka jam 2 pagi

ADI_0023 ADI_0030

Jam 1 an kami tiba di Tosari, Dingin menjerat kami. Setelah loket buka, kami langsung menuju penanjakan. Sebelum naik ke penanjakan, kami menyempatkan diri menghangatkan badan dengan mie dan teh panas di sebuah kedai.

Jam 3 pagi kami sudah tiba di penanjakan. Dingin semakin terasa menembus kulit dan lemakku, gerimis kecil akibat kabut juga makin menambah dinginnya malam. Matahari terbit yang kami nanti dipenanjakan tidak kunjung tiba karena tertutup mendung… Ternyata cuaca tidak bersahabat lagi dengan kami

ADI_0033 ADI_0034 ADI_0038 ADI_0053 ADI_0066 ADI_0069

Setelah gagal melihat matahari terbit dari puncak penanjakan, kami melanjutkan perjalananan ke kawah Bromo.

ADI_0074 ADI_0076 ADI_0078 ADI_0082 ADI_0084

Ternyata Perjalanan menurun ke kawah sungguh luarbiasa, Jalan dengan kemiringan hampir 45 derajat membentang di depan jalan, pantas orang harus pakai mobil jeep atau hardtop untuk menjejakkan kaki di Bromo. tetapi kami hanya pakai motor……

ADI_0086

sampai di bawahpun, perjuangan belum berakhir. untuk sampai kawah kami harus berjalan naik… nanti di atas ada tangga lagi, baru sampai di tepi kawah Bromo

ADI_0088 ADI_0090 ADI_0091 ADI_0095

Butuh tenaga ekstra untuk naik… untung di tangga orang antri untuk naik, sehingga naik satu tangga, berhenti… lalu naik lagi,,, dan berhenti lagi. coba kalau tidak berhenti… pasti nafas sudah senin-kemis… sudah mau copot jantung buat naik… hahahaha. maklum terlalu berat membawa badan

ADI_0104 ADI_0105 ADI_0111

Setelah perjalanan melelahkan…. akhirnya terbayar jua

ADI_0159 ADI_0154 ADI_0149 ADI_0144 ADI_0139 ADI_0132 ADI_0134 ADI_0137

Setelah Puas di atas kami pun turun dan tak lupa masih tetep foto-foto

ADI_0179 ADI_0183 ADI_0185 ADI_0204 ADI_0207 DSC_8778 DSC_8781

Puas di sekitar kawah Bromo, perjalanan dilanjutkan ke bukit teletubies, di sisi lain pasir Bromo

ADI_0247 ADI_0248 ADI_0252 ADI_0255 ADI_0283 ADI_0291 ADI_0306 ADI_0321 DSC_8799 DSC_8811 DSC_8813 DSC_8828

DSC_8832

Puas hari itu menjelajah Bromo… Tapi rasa capek dan kantuk juga menyelimuti, karena semalam tidak tidur. Kami pulang mengambil rute lain, tidak kembali lewat jalur penanjakan, tapi lewat Probolinggo

ADI_0335 ADI_0337 ADI_0338 ADI_0339 ADI_0341

Perjalanan dari Bromo ke Malang Via Probolinggo bisa mencapai 3-4jam perjalanan….. sampai di Pasuruan kami berhenti makan ( pagi, dirapel siang dilanjut makan malam jadi satu). Lumayan buat diet. Sampai Malang langsung ke penginapan dan tepar sampai pagi….