Arsip Kategori: Dolan

mengunjungi berbagai tempat yang indah

rafting di sungai elo

hari sabtu saya dan teman-teman perawat icc tulip melakukan rafting di sungai elo, di kabupaten magelang. Rafting ini kebetulan menggunakan provider kampung ulu yang terletak di jalan mayor kusen (jalan raya ke borobudur).

Kami bertemu di kampung ulu jam 8.00 dan sekitar jam 9 kurang petualangan kami dimulai. Starting point dilakukan di sebelah utara jembatan elo (jalan magelang yogya) dan berakhir di selatan candi mendut. Perjalanan yang kami lakukan sepanjang 12 km dengan durasi 2-3 jam.

satu kapal diisi oleh 6 orang dan satu guide. kami menggunakan 7 kapal.DSCN0147

ternyata di sepanjang jalan kami menemukan berbagai hal yang menarik, Mulai dari bidadari yang mandi di tepi sungai (gadis cantik 50 tahun yang lalu), para pemancing, air terjun dan bahkan ada seorang pertapa di bawah jembatan mendut. Jeram di elo ini memang jeram yang hanya untuk hiburan saja, kalau mau jeram yang lebih  bisa dilakukan di progo bawah (padahal ini deket dari rumah starting point nya)DSCN0157DSCN0157DSCN0157

DSCN0163DSCN0166

 

 

Iklan

Merayakan tahun baru ala jalanan yogya

Pergantian tahun merupakan momen yang ditunggu, karena bukan saja tahun yang berganti, resolusi baru, semangat yang harus baru, tetapi juga pesta yang biasanya menyertai perayaan pergantian tahun. Pesta kembang api salah satu magnet yang masih dicari orang setiap pergantian tahun.

Dikota2 besar tak terkecuali kota pelajar, yogyakarta tidak lepas dari euforia pesta pergantian tahun dan kembang apinya. Yang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat ada di berbagai tempat, salah satunya di kawasan tugu yogyakarta.

Kawasan tugu yogya yang merupakan salah satu ikon kota gudeg ini menjadi salah satu magnet warga yogyakarta untuk melewati pergantian tahun

Warga sejak sore sudah berdatangan ke tempat ini. Mulai malam mulai ramai dan makin padat dengan warga. Sambil menunggu waktu pergantian tahun, mereka memenuhi sekeliling tugu dengan duduk di tengah jalan. Jalan yang biasanya padat dengan kendaraan, malam ini penuh dengan warga.

Menjelang detik detik pergantian tahun, kembang api mulai menerangi malam di atas kawasan tugu yogya ini.

Hotel 2 di kawasan yogya juga tidak kalah untuk menampilkan acara perpisahan tahun 2017 dengan berbagai event dan acara. Tidak heran jika harga hotel naik tajam saat pergantian tahun. Sayang rasanya menghabiskan uang untuk menikmati pergantian tahun. Tapi tenang, kita masih bisa menikmati itu tanpa keluar banyak duit (paling parkir dan jajan) dengan cara menikmatinya d tengah jalan yogyakarta. Salah satunya kembang api dari salah satu hotel sekitar tugu, bisa kita nikmati jauh lebih luar biasa dengan adanya tugu yogya dan kembang api sebagai latarnya ( background). Coba kalau dr hotel itu? Tugu yogyanya gak kelihatan.

Tahun sudah berganti, pesta sudah usai, tinggal kita menghadapi hari esok d tahun 2018. Selamat tahun baru, happy new year 2018

Cuplikan kembang api saat pergantian tahun di tugu yogya

kembang api di tugu yogya 2018

7 Oleh-Oleh Khas Medan Yang Wajib Dibawa Pulang

7 Oleh-Oleh Khas Medan Yang Wajib Dibawa Pulang

pancakedurianjogja1blogspot

sumber:pancakedurianjogja1.blogspot.com

Medan menjadi salah satu kota destinasi wisata di Indonesia yang populer di kalangan wisatawan. Kamu tidak akan menyesal untuk menghabiskan liburanmu di kota ini. Banyak tempat wisata yang pastinya menarik untuk kamu kunjungi. Jika kamu belum pernah ke Medan, tidak ada salahnya mulai menyusun jadwal liburanmu ke kota ini. Kamu bisa menemukan banyak penerbangan menuju Medan, termasuk dengan Citilink. Banyak tiket Citilink promo yang ditawarkan menuju kota Medan, sehingga kamu tidak perlu mengeluarkan budget banyak untuk liburanmu ke Medan. Apalagi pada saat low season, kamu bisa mendapatkan penerbangan Citilink promo dengan mudah.

Di Medan kamu bisa mengunjungi Danau Toba yang tidak asing ditelinga para traveler. Atau kamu bisa berpetualang menikmati keindahan air terjun Sipisopiso yang menakjubkan. Di pusat kota terdapat Istana Maimun yang megah, Taman Ahmad Yani atau Upside Down World Medan.

Jika kamu berkunjung ke kota Medan, tidak lengkap rasanya jika tidak mencicipi kuliner Medan yang khas dan tidak membawanya sebagai oleh-oleh sanak keluarga. Berikut 7 daftar oleh-oleh khas Medan yang bisa kamu bawa pulang.

Bika Ambon

bika ambon

sumber:wikipedia.org

Bika Ambon terkenal bahkan di luar kota Medan. Walaupun bernama Ambon, tapi bukan berarti makanan ini berhubungan dengan kota Ambon. Nama Bika Ambon diambil dari pertama kali munculnya makanan ini, yakni di simpang jalan Ambon-Sei Kera Medan. Kue ini dibuat dari air nira yang difermentasikan selama 10 jam. Kini Bika Ambon bisa kamu nikmati dalam berbagai rasa seperti rasa durian, keju, pandan, moka, bahkan coklat.

Pancake Durian

pancakedurianjogja1blogspot

Kota Medan memang terkenal sebagai penghasil durian yang melimpah. Salah satu olahan durian yang unik adalah Panecake durian. Rasanya yang manis dan lembut di mulut membuatnya cocok sebagai oleh-oleh saat berkunjung ke kota Medan bersama keluarga ataupun bersama teman-teman kantor. Harganya juga relatif murah, yakni sekitar 70-80 ribu rupiah untuk satu kotak berisi 10 panecake. Namun sayangnya, makanan ini tidak bertahan lama, hanya sekitar 10 jam, atau 7 hari bila disimpan di dalam freezer.

Bolu Meranti

bolu meranti

sumber:panduwisata.id

Penganan khas Medan lainnya adalah Bolu Meranti. Makanan sejenis bolu gulung ini dibuat dari bahan tertentu yang memiliki tekstur lembut dan rasa manis serta ditambah dengan isian yang membuat rasa makanan ini semakin lezat. Beberapa varian rasa bolu Meranti yang bisa kamu pilih antara lain nanas, strawberry, blueberry, coklat, moka, dan keju.

Medan Napoleon

medan napoleon

sumber:medannapoleon.com

Medan Napoleon merupakan makanan yang sedang hits di Medan, bahkan di luar Medan. Kue dengan perpaduan antara bolu gulung Medan dengan Napoleon Cake asal Prancis ini berhasil menyita perhatian wisatawan. Rasa renyah dari kuit pastry berpadu dengan lembutnya bolu dan selai akan membuatmu ketagihan. Sangat cocok untuk oleh-oleh atau santapan sambil menikmati keindahan kota Medan. Medan Napoleon menawarkan beberapa varian rasa yang bisa kamu cicipi, seperti rasa durian, keju, green tea, atau bahkan red velvet.

Teri Bajakteri bajak

sumber:omiyago.com

Makanan khas kota Medan lainnya yang wajib kamu bawa pulang adalah teri bajak. Teri Bajak merupakan sambal yang dibuat dengan teri yang memang banyak dihasilkan di kota Medan. Banyak wisatawan menyukai makanan ini karena rasa pedas dari cabainya dan tekstur renyah berasal dari teri nasi di dalamnya. Varian lain dari teri bajak ini adalah teri bajak yang ditambah dengan kacang sehingga menambah cita rasa makanan ini.

Kopi Sidikalang

kopi

sumber:sahabatnesia.com

Medan juga merupakan salah satu kota pengahasil kopi terbaik di Indonesia. Kopi yang dihasilkan di daerah Sidikalang ini merupakan kopi khas Sumatera yang memiliki cita rasa sedap. Yang paling digemari adalah jenis kopi robusta dengan kualitas unggulan.

Kain Ulos

kain ulos

sumber:simarmata.or.id

Selain kuliner, tentu kamu bisa membawa pulang oleh-oleh berupa kain ulos asli Medan. Kain yang dibuat dengan cara ditenun ini merupakan kerajinan asli suku Batak. Karena ditenun dengan menggunakan tangan, pembuatan kain ini cukup rumit dan memakan waktu. Biasanya Ulos Medan dibuat dengan menggabungkan beberapa warna seperti putih, hitam dan merah. Kamu bisa menemukan kain ulos ini di pasar sentral atau di toko-toko sepanjang jalan menuju Danau Toba.

Jadi tunggu apalagi? Segera cari tiket penerbangan dengan Citilink promo untuk mendapatkan harga tiket yang menarik, dan segera jadwalkan liburanmu ke Medan.

main ke Candi cetho

Candi cetho merupakan salah satu candi yang bercorak hindu yang berada di lereng sebelah barat gunung lawu, tepatnya di karanganyar jawatengah. Perjalanan menuju ke candi tersebut cukup mudah karena akses jalan yang sudah lumayan baik. dari arah kota karanganyar melewati jalan ke arah tawangmangu.

Candi cetho searah dengan candi sukuh dan air terjun jumog. Jadi perjalanan wisata kali ini dilakukan dengan mengunjungi salah satu destinasi di ujung timur jawa tengah ini

DCIM101MEDIA
candi cetho

DCIM101MEDIA

 

O iya seperti kebanyakan candi di jateng-DIY sekarang para wisatawan memakai kain sarung, ya mungkin untuk menghormati juga candi yang juga masih sebagai tempat pemujaan.

Di halaman teras kedua terdapat susunan batu yang terhampar di halaman, membentuk gambar seekor garuda terbang dengan sayap membentang. Di punggung garuda terdapat susunan batu yang menggambarkan seekor kura-kura. Tepat di atas kepala garuda terdapat susunan batu berbentuk matahari bersinar, segitiga sama kaki dan Kalacakra (kelamin laki-laki). Di ujung masing-masing sayap garuda terdapat dua bentuk matahari lain.

Garuda adalah burung kendaraan Wisnu yang yang melambangkan dunia atas, sedangkan kura-kura yang merupakan titisan Wisnu merupakan simbol dunia bawah. Kura-kura dianggap binatang sakti yang mampu menyelami samudera untuk mendapatkan air kehidupan (tirta amerta).

DSC_0995DSC_1006DSC_1013DSC_1021DSC_1027DSC_1029DSC_1049DSC_1060DSC_1063

candi cetho mempunyai beberapa teras, seperti gambar garuda dan kura-kura yang berada di teras kedua. Di teras lrbih atas  terdapat bangunan yang beratap. tapi fungsi dan gunanya belum disearching. yang penting jalan2 dulu aja setelah beberapa bulan pakai tongkat, sekarang free. O iya pas mengunjungi candi ini serasa berada dibali karena pemugaran yang dilakukan membuat candi ini serasa di Bali dengan gapura yang menjulang tinggi di depan candi buatan jaman majapahit tersebut.

DSC_0967DSC_0970DSC_0975

Dolan Kawah Putih

Hore hari telah berganti, berarti tujuan berikutnya sudah berganti. Hari keduaku di bandung dilakukan dengan mengunjungi kawah putih di selatan kota bandung. Sempat terbayang nanti berapa banyak tangga yang harus kuturuni dan kunaiki untuk menuju kawah itu. Sempat terbersit di pikiranku apakah kakiku mampu untuk menghadapi medan seperti itu. Tapi yang namanya dolan must go on….

Menikmati kota bandung

Sebenarnya aku belum pernah mengunjungi Bandung secara Khusus, hmm hampir 30 tahun tidak pernah jalan2 ke Bandung akhirnya kesampaian juga. Bandung itu salah satu tujuan favourite orang jakarta untuk menghabiskan liburan, entah kalau orang jogja mau ke mana.

Kesempatan Liburan itu akhirnya datang juga. Ada yang menagajak untuk liburan di sana dan akhirnya kami berangkat bareng2 teman di apotek. Perjalanan dimulai dari tempat kerjaku di malam buta. ya kami berangkat jam 9 malam dan berharap bisa sampai di kota kembang itu di pagi harinya. Ternyata pak sopir jalannya agak pelan dan belum menguasai medan kota bandung.  Kami sempat berputar putar beberapa kali hanya untuk menemukan hotel yang kami tempati untuk transit

DSC_0695DSC_0696

DCIM100MEDIA
DCIM100MEDIA
DCIM100MEDIA
DCIM100MEDIA

Setelah mandi dan meletakkan tas, perjalanan dilanjutkan untuk mencari sarapan. Hmmm weekend memang bandung macet. baru jam 11 siang kami sarapan.

Setelah mengisi perut, destinasi kami hari pertama di Bandung adalah taman bunga Begonia, De’Ranch, dan Floating market Lembang.

Hujan hari itu kiranya memang tidak bersahabat dengan kami, Hujan lebat terasa mengiringi langkah kami di kota kembang ini. Payung tidak lepas dari kami selama perjalanan ini. Setelah dari taman bunga begonia, perjalanan dilanjutkan ke De’ranch yang tidak jauh dari taman bunga Begonia

Hujan masih juga mengiringi langkah kami hingga ke tujuan kami di pasar apung lembang.

Sore  harinya kami mau belanja. huh, tapi sebelum belanja kami kembali dulu ke penginapan karena baju kami sudah basah kuyup kehujanan harian.

 

 

Tetap Narsis saat hujan turun

Pernah kehujanan selama berpergian?

Kalau pernah pasti tahu bagaimana rasanya? pasti tidak menyenagnkan. Liburan inginnya suasana menyenangkan, tapi kalau hujan turun, apalagi selama musim penghujan memang tidak bisa dipungkiri. Dengan keterbatasan waktu maka mau tidak mau jalan2 harus diteruskan atau justru berhenti ditengah jalan?. Kalau reda ya dilanjutkan, tapi kalau hujannya turun terus menerus bagaimana?

Yang bisa dilakukan adalah

* Berpergianlah saat musim Kemarau, pasti dijamin jarang turun hujan (ya iyalah).

*kalau dapat liburannya pas musim penghujan, seperti contohnya akhir tahun… yang harus dipersiapkan adalah:

1. Payung

2. Mantol

3. Baju ganti

4. Kamera

5. Tongsis

itu mah semua orang sudah tahu. Prinsipnya adalah Show must go on… bagaimanapun dan ditempat seperti apapun. Kalau ada kamera yang tahan air, sebab pasti foto ditengah hujan. atau kamera DSLR dengan housing water proof atau dengan mantel…

Pengalaman kehujananpun sempat dialami ketika mengunjungi jatim park dan BNS pada malam harinya. Suasana hari itu sangat tidak mendukung. Hujan terus menerus dari pagi hingga malam. Dan dengan perlengkapan yang ada… Narsis tetap jalan terus

addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg addynugg

Kalau umpamanya tidak hujan, tetapi sudah bawa perlengkapan bagaimana? Nyantai, perlengkapan itu bisa buat properti foto kok

addynugg addynugg addynugg