Tradisi wayangan sebulan full di bulan ruwah (sya’ban) di Pedan

Satu bulan menjelang bulan ramadhan atau bulan puasa bagi orang jawa dijadikan bulan yang baik untuk mengunjungi makam atau ziarah makam. Bulan sya’ban atau dalam bahasa jawa disebut wulan ruwah memang bulan untuk arwah. Bersih2 makam menjadi tradisi wajib dilanjutkan pengajian atau malah justru menjadi ajang berkumpul saudara. Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya, kiranya itu yang menjadikan tradisi bulan ruwah berbeda di tiap daerah. Di cepogo boyolali tradisi ruwah seperti bulan idulfitri, makan di tiap rumah sangatblengkap, seperti idul fitri. Orang saling berkunjung di bulan ini.

Lain pula di pedan ini, setiap jadwal nyadran di makam (biasanya bergiliran) ada tradisi menarik. Pagelaran wayang kulit digelar di makam yang menggelar acara ziarah makam atau nyadran

Di setiap acara wayang pasti terdapat keramaian yang luar biasa. Di bulan ini bisa tiap malam tersedia acara wayng kulit dan selalu ramai dengan pengunjung.

Salah satu yang menjadi tujuan saya adalah sate kere, ada kepel gandum, tempe gembus dan jeroan yang harganya murah

Kalau mau melihat pementasan wayang kulit datanglah ke pedan di bulan ruwah, dijamin banyak sekali acara wayang kulit dengan segala citarasa lokal masyarakatnya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s