semiloka Difabel… 1

          Suatu hari aku ditelpon oleh temanku, namanya Pram, seorang guru komputer di SMP 2 Muntilan,  intinya aku disuruh untuk mengikuti kegiatan yang dilakukan oleh KARINAKAS, sebuah lembaga caritas milik keuskupan Agung  Semarang.  Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 23-25 juli di lereng merapi, dibawah kaliurang.

           Aku disuruh mengikuti kegiatan tersebut bersama seorang yang lain dari Paroki Salam. Tapi aku belum tahu siapa belaiau yang bersama-sama mengikuti kegiatan ini. Sebelum hari H, aku disuruh datang ke tempat Pram untuk mengambil data umat yang mengalami cacat, jika sewaktu-waktu itu menjadi penting dalam kegiatan itu.  Setelah hari H, aku berangkat sendiri dengan ketidakpastian siapa yang bersama-sama mengikuti kegiatan itu. Sesampai di lokasi, ternyata ada dua orang dari Parokiku. tapi aku juga belum kenal. untung salah satu panitia dari karina, aku sudah kenal. huh untung masih ada yang kukenal.

           Kegiatan itu tentang RBM atau yang lebih kerennya adalah CBR (Community Based Rehabilitation) ata rehabilitasi berdayaguna Masyarakat bagi teman-teman Difabel.  Aku juga bingung saat sesi acara dimulai.  Yang kuharap adalah aku bisa ikut acara itu sampai tuntas, karena keesokan harinya, ada Yudisium Apt di kampus, dari rumah aku sudah berniat mau turun gunung, berangkat ke kampus untuk melihat Yudisium, dan adanya penjelasan tentang STRA (surat tanda registrasi Apoteker).

           Saat acara dimulai, ternyata keesokan harinya ada agenda ke daerah Bantul, untuk bertatap muka dengan difabel, binaan Karina. Wah pikirku.. aku harus ikut acara ini atau aku harus ke kampus. Bingung sampai sore itu. Saat istirahat makan aku menyempatkan diri untuk sms temanku, sistri. Kata Sis nggak datang juga nggak apa, kan di group FB cm dibilag diharapkan datang…. Akhirnya kuputuskan aku ikut acara ini dan ke kampus bisa ku cancel, padahl sudah bawa batik buat ke kampus… hahahaha

          Pagi-pagi aku tetap ikut acara Karina dan melupakan Yudisiumku… Kalo nggak lulus gmana? ku sms lagi Sistriyanto, kalo ada apa2 tentang Yudisium tolong aku dikasih tahu. Mental harus siap jika tidak lulus.  Kegiatan di Bantul kuikuti dan tiba-tiba ada sms dari Sistri.. Di IPK mu 3.45…. huh.. pasti si Sistri cumlaude nih, dan ternyata benar….nggak apa-apa yang penting lulus, pikirku. hahahahaha

           Setelah tahu aku lulus, akupun tenang dalam mengikuti acara ini. dan semoga bisa selesai.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s